Senin, 13 April 2026

Prakiraan Cuaca

NTT Dilanda Angin Kencang Tiga Hari, Tinggi Gelombang Empat Meter

Kepala Stasiun Maritim Tenau Kupang Yandri E Tungga mengatakan, BMKG telah memprediksi tinggi gelombang dari 1 hingga 4 meter. 

|
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
ANGIN KENCANG - BMKG memperkirakan angin kencang melanda Provinsi NTT selama beberapa hari kedepan. Warga diminta waspada terhadap kondisi ini. 

Ringkasan Berita:
  • Dalam tiga hari ke depan wilayah NTT dilanda angin kencang
  • BMKG juga memprakirakan  tinggi gelombang selama waktu demikian hingga empat meter
  • Kepala Stasiun Meteorologi Kupang Sti Nenotek mengatakan, hujan sedang hingga sangat lebat berpeluang terjadi di sejumlah wilayah di NTT

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam tiga hari ke depan dilanda angin kencang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG juga memperkirakan tinggi gelombang selama waktu demikian hingga empat meter. 

Kepala Stasiun Meteorologi Kupang Sti Nenotek mengatakan, hujan sedang hingga sangat lebat berpeluang terjadi di sejumlah wilayah di NTT.

"Waspada potensi angin kencang di wilayah Seluruh Kabupaten dan Kota di Wilayah NTT," kata Nenotek, Senin (9/3/2026). 

Dia mengatakan, prakiraan BMKG juga menemukan adanya dinamika Atmosfer skala regional, yaitu menguatnya Monsun Asia, La Nina Lemah dan Gelombang Atmosfer Low, Madden-Julian Oscillation (MJO) yang memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di wilayah NTT.

Baca juga: BMKG Umumkan NTT Berstatus Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang 9-12 Maret 2026, Waspada

Sisi lain, terdapat sistem rekanan rendah di wilayah Darwin, Australia bagian Utara sehingga meningkatkan pertumbuhan awan konvektif dan berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT.

Sedangkan, kelembapan udara pada lapisan 850 hingga 500 milibar terpantau cukup tinggi berkisar antara 70 persen sampai 95 persen , yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara vertikal di wilayah NTT.

"Waspada dampak hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi," ujar dia. 

BMKG juga menyampaikan potensi cuaca pada 10 Maret 2026 adalah, peluang hujan pagi hari terjadi di Waingapu, Waibakul, Tambolaka dan Waikabubak.

Sore harinya, hujan sedang di wilayah Borong dan Ruteng. Lalu, hujan ringan pada dini hari melanda wilayah Larantuka, Ruteng dan Labuan Bajo.

"Suhu udara di NTT 20° - 32°C. Suhu udara di Manggarai, Ngada dan sebagian wilayah dataran tinggi lainnya berkisar 14° - 23°C. Angin dari Tenggara - Barat /30 - 50 km/jam," ujarnya. 

Nenotek juga meminta kewaspadaan hujan sedang hingga sangat lebat di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Kota Kupang, Kab Kupang, Belu, Malaka, TTU, TTS, Sabu Raijua, Rote Ndao,  Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya.

Kepala Stasiun Maritim Tenau Kupang Yandri E Tungga mengatakan, BMKG telah memprediksi tinggi gelombang dari 1 hingga 4 meter. 

Dia berkata, tinggi gelombang 1 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di selat Sape Bagian Utara, selat Sape Bagian Selatan, perairan Utara Flores, selat Flores - Lamakera, selat Pantar, Selat Alor, perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor - Pantar, selat Sumba Bagian Timur, Selat Ombai, perairan Utara Sabu - Raijua, Perairan Utara Timor, perairan Utara Kupang- Rote, selat Pukuafu, perairan Selatan Sabu- Raijua, perairan Selatan Timor- Rote Perairan Taman Nasional Komodo. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved