Jumat, 8 Mei 2026

Ricuh Tanah Ulayat di Adonara

Polisi Amankan Anak Panah, Sejam dan Alat Rakitan Pasca Bentrok Antar Warga di Adonara

Bentrok itu dipicu oleh perbedaan persepsi terkait rencana pemanfaatan lahan di perbatasan kedua wilayah itu. 

Tayang:
Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-POLRES FLOTIM
BERJAGA- Personel TNI dan Polri berjaga di sejumlah titik rawan untuk mencegah pergerakan massa dari kedua kelompok di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT. 
Ringkasan Berita:
  • Aparat Polres Flores Timur mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan saat ketegangan berlangsung 
  • ketegangan berlangsung antar warga Dusun Bele, Desa Waiburak dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur
  • Bentrok itu dipicu oleh perbedaan persepsi terkait rencana pemanfaatan lahan di perbatasan kedua wilayah itu

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Aparat Polres Flores Timur mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan saat ketegangan berlangsung antar warga Dusun Bele, Desa Waiburak dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, NTT pada Jumat 6 Maret 2026.

Bentrok itu dipicu oleh perbedaan persepsi terkait rencana pemanfaatan lahan di perbatasan kedua wilayah itu. 

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain, katapel, anak panah, senjata tajam jenis parang dan beberapa alat rakitan yang diduga digunakan warga. 

"Barang-barang tersebut saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, " Kata Kapolres Polres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K, Sabtu 7 Maret 2026.

Sementara itu, kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh aparat bersama pemerintah desa.

Baca juga: Pasca Ketegangan di Adonara Timur Polres Flores Timur Dirikan Dua Pos PAM

Selain kerusakan bangunan, beberapa warga juga mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Flores Timur mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

“Kami mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Percayakan penyelesaian persoalan ini kepada aparat dan pemerintah daerah melalui jalur dialog dan musyawarah,” tegas AKBP Adhitya Octorio Putra.

Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah berkomitmen terus memfasilitasi dialog antara kedua pihak guna mencari solusi yang adil serta menjaga situasi keamanan di wilayah Adonara Timur tetap kondusif. (awk) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved