Jumat, 15 Mei 2026

Bali Nusra Education Fair 2026

SMAN 1, SMA St. Arnoldus Janssen dan SMAN 7 Melaju ke Final Lomba Cerdas Cermat Bali Nusra 2026

Tiga sekolah terbaik akhirnya memastikan tiket ke partai puncak, yakni SMAN 1 Kupang, SMA St. Arnoldus Janssen Kupang, dan SMAN 7 Kupang.

Tayang:
Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/ONONG BORO
POSKUPANG.COM/ONONG BORO CERDAS CERMAT - Sesi kedua tak kalah seru. SMA St. Arnoldus Janssen Kupang berhadapan dengan Seminari St. Rafael dan SMA Ki Hajar Dewantoro dalam lomba cerdas cermat Bali Nusra Education Fair 2026 di Lippo Plaza Kupang, Kamis 26 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:- Final berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026
- Final mempertemukan SMAN 1, SMAN 7 dan SMA St Arnoldus Janssen
- Ketiga tim sama-sama optimis akan meraih gelar juara

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

POS-KUPANG.COM, KUPANG — Persaingan sengit mewarnai babak semifinal Lomba Cerdas Cermat (LCC) Bali Nusra Education Fair 2026 yang digelar di Atrium Lippo Plaza Kupang, Rabu (26/2/2026). Tiga sekolah terbaik akhirnya memastikan tiket ke partai puncak, yakni SMAN 1 Kupang, SMA St. Arnoldus Janssen Kupang, dan SMAN 7 Kupang.

Laga final dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Pada sesi pertama, SMAN 1 Kota Kupang tampil dominan dengan mengoleksi 190 poin. Mereka berhasil mengungguli SMAN 7 Kupang dan SMAK Giovani Kupang setelah melalui persaingan ketat sejak babak awal.

Di sesi pertama, ketiga tim saling kejar poin dengan selisih tipis. Namun memasuki babak kedua, SMAN 1 Kupang mulai memperlebar jarak. Ketegangan memuncak pada babak rebutan, ketika ketiga tim saling adu cepat dan tepat menjawab pertanyaan. Sorak-sorai suporter menggema di atrium, menambah atmosfer kompetisi yang semakin panas.

Akhirnya, SMAN 1 Kupang keluar sebagai peraih poin tertinggi dengan 190 poin, disusul SMAN 7 Kupang di posisi kedua, yang otomatis mengamankan tiket ke final.

Sementara itu, sesi kedua tak kalah seru. SMA St. Arnoldus Janssen Kupang harus berhadapan dengan Seminari St. Rafael dan SMA Ki Hajar Dewantoro. Pada babak awal, SMA St. Arnoldus Janssen dan Seminari St. Rafael sama-sama mengumpulkan 70 poin, sedangkan SMA Ki Hajar Dewantoro tertinggal dengan 20 poin.

Persaingan semakin memanas di babak rebutan. Dengan strategi matang dan ketenangan menjawab soal berbasis analisis, SMA St. Arnoldus Janssen berhasil melesat jauh dan menutup pertandingan dengan 155 poin, memastikan satu tempat di babak final.

Januaria Cristiani Abineno, siswi kelas 10 SMA St. Arnoldus Janssen, mengakui soal yang diberikan juri cukup menantang, terutama karena berbasis analisis.

“Kalau menurut saya, soal-soal yang disediakan juri itu cukup menantang, apalagi saya masih kelas 10. Soalnya lebih ke analisis, jadi penalaran dan pemahaman sangat dibutuhkan. Memang lumayan susah, tapi kalau kita mengerti maksud soal, pasti bisa menjawab,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema yang diangkat seputar sejarah dan program-program gubernur menuntut peserta untuk memahami konteks, bukan sekadar menghafal tanggal atau fakta.

“Untuk persiapan final nanti, saya akan lebih banyak belajar terkait program-program Gubernur NTT,” katanya.

Terkait lawan yang akan dihadapi di final, Januaria mengaku terkesan dengan kemampuan tim dari SMAN 1 dan SMAN 7 Kupang.

“Mereka luar biasa, penyampaiannya bagus dan public speaking-nya juga sangat baik. Itu jadi motivasi buat saya supaya ke depan bisa lebih baik lagi,” tutupnya. (uge)

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved