Kelangkaan Elpiji
Pertamina Tak Bersuara Elpiji Langka di Kota Kupang NTT
Ahad menyebut, kendala distribusi ini imbas kapal peti kemas yang miring dan mengalami jatuh muatan di laut (2/2).
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- Kelangkaan elpiji jenis 12 kilogram yang dialami sejumlah warga di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Pertamina tak bersuara terkait Elpiji yang mengalami kelangkaan di Kota Kupang
- Pada Rabu, (11/2/2026), PT Pertamina Jatimbalinus Patra Niaga mengirim keterangan tertulis mengenai elpiji
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kelangkaan elpiji jenis 12 kilogram yang dialami sejumlah warga di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terasa sejak beberapa pekan terakhir.
Warga berharap agar situasi itu segera diatasi terlebih dari Pemerintah maupun para pihak terkait. PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus belum merespons hal ini.
Area Manager Comm, Rel. & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga Ahad Rahedi yang dihubungi Selasa, (24/2/2026) tidak menanggapi pesan percakapan yang dikirimkan. Ahad hanya membaca pesan tersebut.
Pada Rabu, (11/2/2026), PT Pertamina Jatimbalinus Patra Niaga mengirim keterangan tertulis mengenai elpiji.
Baca juga: Gas Sulit Didapat, Pelaku Usaha Kuliner di Kupang Mengeluh
Mereka mengeklaim, penyaluran LPG di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.
Monitoring ketat pun dilaksanakan agar dapat mengambil langkah mitigasi dan antisipasi jika terjadi kendala dalam proses distribusi.
Beberapa hari terakhir, kata Ahad dalam pernyataan itu, masyarakat Kota Kupang mengeluhkan kesulitan mendapatkan LPG 12 kg yang kemudian menyebabkan ketidaknyamanan dan membebani waktu serta tenaga, terutama warga yang melakukan usaha warung.
Ahad menyebut, kendala distribusi ini imbas kapal peti kemas yang miring dan mengalami jatuh muatan di laut (2/2).
"Kendala inilah yang sempat mengganggu proses distribusi kapal dan peti kemas lainnya, termasuk kontainer LPG yang akan didistribusikan dari Surabaya ke wilayah Kota Kupang," kata Ahad, dalam keterangan tertulisnya.
Selanjutnya Ahad menyampaikan, proses percepatan telah dilaksanakan. Pada (11/2/2026), 2 kontainer LPG telah tiba dan langsung didistribusikan segera setelah proses pembongkaran ke outlet Kota Kupang dan sekitarnya.
"2 kontainer LPG yang tiba hari ini dari Surabaya membawa muatan 1.206 tabung LPG yang terdiri dari 231 tabung LPG 5.5 kg, 925 tabung LPG 12 kg, dan 50 tabung LPG 50 kg. Suplai selanjutnya, masyarakat Kota Kupang juga akan menerima tambahan 1.208 tabung LPG 12 kg yang dibagi menjadi 2 kontainer yang diestimasikan akan sampai dalam 3-4 hari perjalanan dari Surabaya," ujarnya.
Saat ini terdapat lebih kurang 20 outlet LPG non subsidi yang melayani masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya. Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas dan kuantitas LPG sesuai ketentuan dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Gas-elpiji.jpg)