Manggarai Timur Terkini
Warga Borong Minta Bangun Tembok Pagar pada Jurang Bekas Longsor di Golo Loni
Warga Borong meminta kepada Kementerian PU melalui PPK Jalan Nasional untuk segera membangun tembok di jurang bekas longsor
Penulis: Robert Ropo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ringkasan Berita:
- Warga pengguna jalan Nasional Borong-Ruteng meminta kepada Kementerian PU melalui PPK Jalan Nasional untuk segera membangun tembok dan pagar di jurang bekas longsor tepatnya di Lerang, Desa Golo Loni, Kecamatan Ranamese, Manggarai Timur.
- Permintaan itu disampaikan Ano Jusasmin, Ratna Labus, dan pengguna jalan lainya ketika ditemui Pos Kupang, di lokasi, Senin (23/2).
- Ano Jusasmin mengatakan, kejadian longsor itu diperkirakan sekitar awal tahun 2025 lalu, namun hingga kini belum ditangani.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Warga pengguna jalan Nasional Borong-Ruteng meminta kepada Kementerian PU melalui PPK Jalan Nasional untuk segera membangun tembok dan pagar di jurang bekas longsor tepatnya di Lerang, Desa Golo Loni, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur.
Permintaan itu disampaikan Ano Jusasmin, Ratna Labus, dan sejumlah pengguna jalan lainya ketika ditemui Pos Kupang, di lokasi, Senin (23/2).
Ano Jusasmin mengatakan, kejadian longsor itu diperkirakan sekitar awal tahun 2025 lalu, namun hingga kini belum ada pembangunan tembok atau pagar permanen pembatas jala dan jurang itu.
"Hal ini tentu sangat membahayakan bagi pengguna jalan, apalagi jurangnya dalam sekali sekitar 50 meter," ujar Ano, diamini Ratna dan warga lainya.
Ratna menambahkan, kondisi itu perlu secepatnya ditangani dengan cara membangun tembok beton dan pagar pemanen dipinggir jurang sehingga tidak berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus tidak memutuskan badan jalan.
"Ini kalau dibiarkan terus tentu sangat berpotensi telan korban dan juga kalau terjadi hujan dengan intensitas tinggi maka akan terjadi longsor susulan dan berpotensi memutuskan badan jalan ini," ujar Ratna.
Pantauan Pos Kupang, di lokasi terlihat jurang bekas longsor itu dengan kedalaman sekitar 50 meter dan lebar mencapai 20 meter lebih. Jarak antara bibir jurang dengan bahu jalan aspal hanya sekitar 1 meter.
Tampak terlihat ada bekas retakan diarea rabat bahu jalan dekat jurang itu. Di lokasi terlihat juga telah dibangun pondasi pembatas menggunakan bata dengan tinggi sekitar 15 Cm dan diberi warna kuning. (rob)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Kasus Demam Berdarah Di Manggarai Timur Sudah Berakhir April 2026 |
|
|---|
| Dalam Paripurna, Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Bupati Ganti Sekertaris Dewan |
|
|---|
| Pelaku Pariwisata Manggarai Timur Sebut Kerusakan Crossway Waemusur Pengaruhi Kunjungan Wisatawan |
|
|---|
| Pengurus dan Kader PAC PDIP Matim Mesti Turun Layani Masyarakat Akar Rumput |
|
|---|
| Polres Manggarai Timur Cek Kesehatan Gratis Sopir Bus, Kerja Sama dengan Dishub dan Dinkes |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/jurang-di-matim-2.jpg)