Senin, 18 Mei 2026

Nelayan di Sikka Hilang

Dua Nelayan Asal Paga Sikka Ditemukan Selamat, Operasi Tim SAR Resmi Ditutup

Operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap dua orang nelayan asal Paga, Kecamatan Paga ditutup

Tayang:
Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-SAR MAUMERE
PENCARIAN- Tim SAR Gabungan sedang melakukan pencarian terhadap dua orang nelayan yang hilang di perairan Paga, Kabupaten Sikka, NTT beberapa waktu lalu.  

Ringkasan Berita:
  • Operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap dua nelayan asal Paga yang hilang resmi ditutup
  • Penutupan dilakukan menyusul telah ditemukan kedua nelayan tersebut dalam keadaan selamat di Kabupaten Alor
  • Basarnas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap Tim SAR

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap dua orang nelayan asal Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka yang hilang resmi diusulkan ditutup.

Pasalnya, kedua nelayan yang dikabarkan hilang selama enam hari ditemukan selamat di Kabupaten Alor pada Sabtu 31 Januari 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, mengatakan peristiwa ini bermula pada Sabtu, 25 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WITA, ketika dua nelayan, Anwar Mahmud (35) dan Norisius Sapa (31), berangkat melaut menggunakan sebuah perahu nelayan bermesin 35 PK menuju rumpon dengan jarak kurang lebih 5 mil dari bibir pantai.

Selanjutnya, pada pukul 18.30 WITA, korban sempat menghubungi keluarga dan menginformasikan bahwa baling-baling perahu terlepas. 

Upaya pencarian awal oleh keluarga tidak membuahkan hasil, sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Maumere.

Berdasarkan laporan yang diterima dari keluarga korban, Tim SAR Gabungan segera melaksanakan Operasi SAR hingga hari keenam (H.6) dengan lokasi pencarian di perairan Paga pada koordinat 08°51'4.73"S – 122°03'46.8"E, berjarak sekitar 46 kilometer dari Kansar Maumere.

Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran di permukaan laut serta koordinasi intensif dengan kapal-kapal nelayan yang melintas dan sejumlah Satuan Radio Pantai (SROP) di wilayah NTT.

Baca juga: BREAKING NEWS: Hilang Enam Hari Dua Nelayan Asal Paga Sikka Ditemukan di Alor

Pada Selasa, 31 Januari 2026 pukul 16.30 WITA, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari Kepala Desa Pureman, Kabupaten Alor, yang menyampaikan bahwa dua nelayan yang dilaporkan hilang ditemukan terdampar bersama perahunya di perairan Desa Pureman, Alor Selatan, dalam kondisi selamat.

Kedua korban dievakuasi oleh masyarakat setempat dan selanjutnya dilakukan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Alor dan Pemerintah Kabupaten Sikka untuk proses pemulangan korban ke Desa Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.

Selama pelaksanaan operasi, unsur SAR yang terlibat antara lain Kansar Maumere, Polsek Paga, Ditpolairud Polda NTT, Brimob, TNI AL, Kodim 1603 Sikka, BPBD Sikka, serta keluarga dan masyarakat setempat. 

Adapun alut dan peralatan SAR yang digunakan meliputi Rapid Land, Rubber Boat, Mopel 30 PK, peralatan SAR air, dan peralatan medis. 

Faktor penghambat utama dalam operasi ini adalah kondisi angin yang cukup kencang di sekitar lokasi kejadian, dengan kecepatan angin berkisar 10–20 knot dan tinggi gelombang antara 0,75 hingga 1,6 meter.

Dengan ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. 

Basarnas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Operasi SAR ini.(awk) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved