Kamis, 7 Mei 2026

Longsor di Manggarai Timur

Titik Longsor Terbesar Terjadi di Desa Goreng Meni Kecamatan Lamba Leda

Terlihat kabel listrik tertimbun material longsor, dan sejumlah bangunan juga terdampak dari longsor itu.

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM
BENCANA - Bencana longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. 

Ringkasan Berita:
  • Tanah longsor cukup besar terjadi di Desa Goreng Meni Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur
  • Tanah longsor ini akibat curah hujan yang tinggi di Manggarai Timur 
  • Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Timur Agustinus Susanto ketika dikonfirmasi TRIBUNFLORES.COM, Kamis malam, membenarkan informasi terjadinya longsor besar tersebut

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG -- Intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Manggarai Timur terjadi bencana alam berupa tanah longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Kamis malam, terlihat dalam video yang berdurasi 1.35 menit tampak terjadi tanah longsor yang besar dari lereng bukit di dekat kampung banyak rumah.

Material berupa tanah berlumpur, batu dan pohon-pohon besar ikut terbawa longsor. 

Terlihat kabel listrik tertimbun material longsor, dan sejumlah bangunan juga terdampak dari longsor itu.

Juga terlihat ada kebun dan tanaman warga terdampak. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Warga Manggarai Timur Tertimbun Longsor

Berdasarkan informasi yang diperoleh Longsor itu terjadi di Kampung Pau. Longsor itu menimbun area persawahan, kebun, tambak ikan warga dan halaman depan SDK Meni.

Dampak lain longsor adalah jaringan listrik menuju kampung Tuwa Desa Goreng Meni putus total. Sehingga menyebabkan hilang sinyal disana. 

Selain itu berdasarkan informasi juga bahwa ada warga yang tertimbun longsor.

Tampak di pinggiran longsor ada banyak warga. Terdengar suara dalam video itu menyebut 'desa Goreng Meni hancur', bencana alam'. 

"Ole ceing hi awo e, gelang, ci awo e. Kae, kae, campe ceing hi awo e, (siapa disana, siapa disana)," teriak warga lainya. 

"Hi mama (mama)?,sahut warga lainya 

Baca juga: Tim SAR Masih Laksanakan Pencarian Dua Korban Kecelakaan Pesawat ATR

" Toe baen lopo ga (tidak tau mama), rei ta de nia hia (coba tanya, dimana dia),"teriak warga dalam video itu. 

Sementara itu Kepala Desa Goreng Meni, Camat Lamba Leda, serta sejumlah warga yang punya nomor telepon tersimpan di handphone wartawan TRIBUNFLORES.COM, sulit dihubungi karena di lokasi sedang listrik PLN padam sehingga hilang sinyal telepon maupun internet. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved