Jakarta Terkini
Dalek Esa Rote Thie Jangan Berkecil Hati Menghadapi Tantangan di Perantauan
Adrianus Mooy mengajak perkumpulan Dalek Esa Rote Thie agar tidak berkecil hati menghadapi berbagai tantangan di perantauan
Ringkasan Berita:
- Walaupun Natal 25 Desember 2025 telah berlalu, namun gaungnya terus menggema bagi setiap orang Nasrani yang merayakannya, begitu juga yang dirasakan oleh perkumpulan diaspora Rote Thie di Jakarta.
- Perayaan Natal Dalek Esa Rote Thie berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita. Perayaan Natal dimulai pada pukul 16:00 WIB hingga selesai, pada Sabtu (10/1), yang bertempat di GKI (Gereja Kristen Indonesia) Pondok Indah Jakarta.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Walaupun Natal 25 Desember 2025 telah berlalu, namun gaungnya terus menggema bagi setiap orang Nasrani yang merayakannya, begitu juga yang dirasakan oleh perkumpulan diaspora Rote Thie di Jakarta.
Perayaan Natal Dalek Esa Rote Thie berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita. Perayaan Natal dimulai pada pukul 16:00 WIB hingga selesai, pada Sabtu (10/1), yang bertempat di GKI (Gereja Kristen Indonesia) Pondok Indah Jakarta.
Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Rote yang berada di perantauan, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk berkumpul, beribadah, serta mempererat tali persaudaraan.
Rangkaian acara Natal diisi dengan berbagai kegiatan rohani dan budaya, yaitu tari- tarian daerah Rote, puji-pujian, khotbah, kata sambutan, serta wawancara singkat, kemudian ditutup dengan makan malam bersama dengan menu khas pulau Rote.
Suasana ibadah berlangsung hangat dan penuh makna, mencerminkan semangat Natal yang membawa damai dan pengharapan.
Pembicara Natal sekaligus ketua panitia acara kali ini, Dr. Boy Kanu, S.H., M.H., menegaskan bahwa perayaan Natal menjadi momentum hadirnya kasih Tuhan yang menguatkan dan mempersatukan umat dalam kebersamaan.
Melalui tema “Kasih-Nya Menggerakkan Kita untuk Menjadi Berkat” (1 Yohanes 4:11), beliau menyampaikan bahwa kasih tersebut nyata dalam semangat saling menopang, bekerja sama dengan tulus, serta memberi tanpa pamrih, sehingga setiap orang dipanggil untuk menjadi berkat bagi sesama.
Sementara itu, ketua perkumpulan Rote Thie (Dalek Esa), Pdt. Amelia Siahaan Manoe, S.Th., M.Th., menuturkan, terbentuknya perkumpulan ini dilandasi oleh kerinduan beliau untuk dapat mengumpulkan orang-orang Rote, khususnya suku Thie dalam suatu perkumpulan di Jakarta dengan tujuan saling tolong-menolong,baik dalam aspek sosial, budaya, maupun rohani.
Perayaan Natal Dalek Esa juga dihadiri oleh mantan Gubernur Bank Indonesia periode 1988–1993, Prof. Dr. Adrianus Mooy, M.Sc..
Prof. Adrianus Mooy, selaku penasehat pada perkumpulan Dalek Esa Rote Thie Jakarta, berpesan kepada masyarakat Rote yang sedang merantau.
Adrianus Mooy mengajak perkumpulan Dalek Esa Rote Thie agar tidak berkecil hati menghadapi berbagai tantangan di perantauan, melainkan tetap teguh dalam iman dan pengharapan kepada Tuhan Yesus Kristus.
Prof.Adrianus Mooy juga turut membagikan kesaksiannya saat bertugas diAmerika, dalam menjalani hidup,dimana beliau selalu mengandalkan Tuhan dalam berbagai hal. Karena menurutnya, Tuhan Yesus menjadi kekuatan utama selalu ada dan setia menolong.
Perayaan Natal Dalek Esa Rote Thie ini ditutup dengan penuh sukacita dan kebersamaan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jemaat dan undangan yang hadir.
Acara ini diharapkan dapat terus menjadi sarana pemersatu serta sumber penguatan iman bagi masyarakat Rote, khususnya perkumpulan RoteThie di Jakarta. (*)
| Ketua Ombudsman RI Ditahan Kejagung, Diduga Manipulasi Laporan demi Rp 1,5 Miliar |
|
|---|
| Pemerintah Tetapkan WFH Sehari Sepekan Untuk ASN dan Pegawai Swasta, Mulai Berlaku Hari Ini |
|
|---|
| Hakim Adhoc Curhat ke DPR, Kerap Diejek Hakim Karier |
|
|---|
| Asosiasi LBH APIK Indonesia Tolak Pengesahan RKUHAP, Minim Perlindungan Hak Perempuan |
|
|---|
| Menag RI Bertemu Paus Leo XIV , Sepakat Tindak Lanjuti Deklarasi Istiqlal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Dalek-Esa-Rote-Thie-Jakarta-1.jpg)