Internasional Terkini
Daftar Lengkap 12 Poin Perjanjian Damai AS-Iran
Salah satu butir penting dalam rancangan perjanjian itu adalah pembentukan dana rekonstruksi sebesar 300 miliar dollar AS
POS-KUPANG.COM, WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan Iran akhirnya meneken kesepakatan damai. Dokumen kesepakatan itu terkuak ke publik. Dokumen yang dicetak di atas kertas berkop Gedung Putih itu memuat sejumlah ketentuan krusial.
Poin-poin tersebut mencakup mulai dari dana rekonstruksi senilai 300 miliar dollar AS (Rp 5.328 triliun) hingga pengaturan lalu lintas kapal di Selat Hormuz.
Axios melaporkan, salah satu butir penting dalam rancangan perjanjian itu adalah pembentukan dana rekonstruksi sebesar 300 miliar dollar AS bagi Iran setelah konflik berakhir.
Iran juga akan diberi kewenangan untuk mengelola pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia.
Baca juga: Kesepakatan Damai Iran - AS Belum Final
Dokumen poin-poin pembicaraan itu menegaskan bahwa Iran tidak akan menerima sepeser pun uang dari wajib pajak AS. Insentif finansial baru akan diberikan hanya jika Teheran memenuhi sejumlah tolok ukur yang disepakati.
Dokumen tersebut juga menyinggung perjanjian nuklir era Barack Obama pada 2015, JCPOA, dan menyiratkan bahwa kesepakatan itu merugikan pembayar pajak AS.
Padahal, dana yang diberikan saat itu bersumber dari aset-aset Iran yang sebelumnya dibekukan, bukan dari kas negara Amerika.
Adapun 12 poin kesepakatan damai yang tertuang dalam dokumen Gedung Putih itu adalah sebagai berikut, sebagaimana disarikan Metro dan New York Post.
Iran, AS, dan sekutu masing-masing sepakat menghentikan seluruh pertempuran di kawasan, termasuk di Lebanon.
Teheran akan mempertegas janjinya untuk tidak pernah membangun senjata nuklir dalam bentuk apa pun. Nasib uranium diperkaya Iran.
AS dan Iran akan duduk bersama untuk merundingkan nasib stok uranium yang telah diperkaya oleh Teheran. Kedua pihak akan membuka pembicaraan mengenai aktivitas pengayaan uranium dan kebutuhan nuklir Iran di masa mendatang.
Selama negosiasi berlangsung, Iran akan mempertahankan kondisi terkini program nuklirnya, yang disebutkan telah banyak dilumpuhkan, tanpa perubahan apa pun.
AS akan mencabut blokade angkatan lautnya, menahan diri dari penerapan sanksi baru, serta tidak mengirimkan tambahan pasukan ke kawasan. Iran menjamin kelancaran dan kebebasan biaya bagi seluruh kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz selama 60 hari.
Washington akan melepaskan sejumlah aset Iran yang dibekukan, dengan jumlah yang belum ditentukan, begitu nota kesepahaman resmi berlaku. Apabila kesepakatan final berhasil dicapai dalam 60 hari, AS akan menarik seluruh pasukannya dalam waktu 30 hari dan mencabut semua sanksi yang diberlakukan terhadap Iran.
Perjanjian itu akan membuka jalan bagi pembentukan dana rekonstruksi raksasa senilai 300 miliar dollar AS untuk membangun kembali Iran pascakonflik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Trump-mengeklaim-ada-kesepakatan-besar-untuk-mengakhiri-perang-Iran.jpg)