Senin, 8 Juni 2026

Prakiraan Cuaca

Berpotensi Gelombang Tinggi, Ini Wilayah Perairan yang Perlu Waspadai Selama Periode 6-9 Juni 2026

Berpotensi gelombang tinggi, ini Wilayah Perairan Indonesia yang perlu diwaspadai selama periode 6-9 Juni 2026

Tayang:
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
Dokumentasi warga Pulau Messah, Jiliwus untuk POS-KUPANG.COM.
WASPADA GELOMBANG TINGGI 6-9 JUNI 2026 - Kapal milik warga Pulau Messah Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar terhempas dihantam gelombang tinggi, Jumat 2 April 2021. Berpotensi Gelombang Tinggi, Ini Wilayah Perairan yang Perlu Waspadai Selama Periode 6-9 Juni 2026. 

POS-KUPANG.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mengingatkan Wilayah Perairan Indonesia berpotensi gelombang tinggi hingga 4 Meter pada periode 6-9 Juni 2026. 

Adapun Wilayah Perairan Indonesia yang berpotensi gelombang tinggi hingga 4 Meter dalam periode tersebut antara lain: Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).

BMKG mnjelaskan, gelombng tinggi di Perairan NTT dipicu oleh pola dan pergerakan angin yang ada di sekitar perairan tersebut.

Mengutip akun Instagram resmi BMKG, @infobmkg, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan 5 hingga 20 knot. Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 6 hingga 25 knot.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini 6 Juni 2026, Ini Daftar Wilayah Indonesia Berstatus Siaga Hujan Lebat

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafuru.

Beriut Daftar Wilayah Perairan Indonesia berpotensi Gelombang Tinggi 2,5 - 4,0 Meter 6-9 Juni 2026:

•    Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai
•    Samudra Hindia barat Bengkulu
•    Samudra Hindia barat Lampung
•    Samudra Hindia selatan Banten
•    Samudra Hindia selatan Jawa Barat
•    Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
•    Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
•    Samudra Hindia selatan Jawa Timur
•    Samudra Hindia selatan Bali
•    Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB)
•    Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT)

Selain gelombang tinggi, BMKG juga mengimbau nelayan, operator kapal dan masyarakat mewaspadai gelombang sedang 1,25-2,50 Meter di Sejumlah Perairan berikut Ini:

Baca juga: Sebut Musim Kemarau Datang Bertahap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 5 – 11 Juni 2026

•    Selat Malaka bagian utara
•    Samudra Hindia barat Aceh
•    Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
•    Selat Karimata bagian selatan
•    Laut Jawa bagian barat, tengah, dan timur
•    Laut Bali
•    Laut Sumbawa
•    Selat Makassar bagian selatan dan tengah
•    Laut Flores
•    Laut Sulawesi bagian timur
•    Laut Maluku
•    Samudra Pasifik utara Maluku
•    Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
•    Samudra Pasifik utara Papua Barat
•    Samudra Pasifik utara Papua
•    Laut Seram
•    Laut Banda
•    Laut Arafuru bagian utara, tengah, timur, dan barat

Baca juga: BMKG Imbau Nelayan Waspadai Gelombng Tingg 2,5 Meter di Perairan NTT 5-8 Juni

Dengan kondisi gelombang laut tersebut, BMKG juga mengeluarkan peringatan keselamatan pelayaran.

Perahu nelayan diimbau tidak melaut apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Kapal tongkang berpotensi terdampak apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. Sementara itu, kapal feri perlu meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved