Kamis, 4 Juni 2026

CPNS 2026

Waspada, Beredar Poster Hoaks Pendaftaran CPNS 2026 di Media Sosial, Begini Tanggapan BKN

Berbagai modus penipuan Pendaftaran CPNS 2026 kini beredar luas di media sosial. Terakhir dalam bentuk poster. Masyarakat diimbau waspad

Tayang:
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
CNN
POSTER HOAKS PENDAFTARAN CPNS 2026 - Seleksi CPNS dan PPPK 2023. Waspada, Beredar Poster Hoaks Pendaftaran CPNS 2026 di Media Sosial, Begini Tanggapan BKN. 

POS-KUPANG.COM - Berbagai modus penipuan Pendaftaran CPNS 2026 kini beredar luas di media sosial.  Terakhir dalam bentuk poster. Karena itu, BKN mengimbau masyarakat waspada.

"Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu," terangnya dikutip dari laman resmi BKN, Kamis (4/6/2026).

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara BKN, Wisudo Putro Nugroho menegaskan informasi tersebut adalah hoaks. 

Baca juga: Jika Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka, Ini Prediksi Kuota Formasi Secara Nasional

Ia meminta masyarakat lebih waspada terhadap beredarnya informasi palsu terkait pembukaan seleksi CPNS.

Wisudo menegaskan, informasi resmi seleksi CASN dan CPNS hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan portal resmi SSCASN. Ia meminta publik untuk tidak mudah percaya terhadap poster, broadcast, maupun tautan dari sumber mencurigakan.

Wisudo menambahkan, masyarakat perlu memastikan informasi yang diterima berasal dari kanal resmi pemerintah. Ia juga meminta publik untuk tidak mengklik tautan mencurigakan, membagikan data pribadi, dan melakukan verifikasi informasi melalui website resmi BKN.

Baca juga: Sudah Dibuka BKN, Ini Cara Kerjakan Soal Simulasi CAT CPNS 2026 dan Link Untuk Mengaksesnya

"BKN mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN. Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya," tutupnya. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved