Breaking News
Sabtu, 16 Mei 2026

Prakiraan Cuaca

BMKG Prediksi El Nino Event Mulai Terjadi pada Periode Mei-Juni-Juli 2026., Ini Indikasinya

BMKG memprediksi El Nino Event mulai terjadi pada Periode Mei-Juni-Juli 2026. waspada kekeringan Meteorologis.

Tayang:
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
FACEBOOK AGGUNG-AGGUNG DI GRUP PETANI JAGUNG
WASPADA ELNINO EVENT PERIODE MEI-JUNI-JULI - Tanaman jagung di Desa Tobo Tani, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata NTT tanpak layu karena ketiadaan hujan. BMKG Prediksi El Nino Event Mulai Terjadi pada Periode Mei-Juni-Juli 2026., Ini Indikasinya 

POS-KUPANG.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) memprediksi El Nino Event mulai terjadi pada periode Mei-Juni-Juli 2026.

Karena itu masyarakat diimbu waspada kekeringan Meteorologis. 

Berikut indikasinya. Dalam rilis terbarunya, BMKG menjelaskan, hasil Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO:pada Dasarian I Mei 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar -0.099 (+0.05).

Hal itu  mengindikasikan fonemena IOD berada pada fase Netral. Sementara itu, indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) sebesar +0.97 (+0.52) menunjukkan indikasi El Nino Condition.

Karena itu BMKG memprediksi El Nino Event mulai terjadi pada periode Mei-Juni-Juli 2026.

Baca juga: Prediksi Cuaca Maritim NTT Tiga Hari Ke Depan, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Sumba

Sementara itu pada Dasarin II Mei 2026, beberapa wilayah masih diguyur hujan sedang hingga lebat dengan kategori waspada.

Adapun Wilayah Indonesia yang masuk kategori waspada yakni: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.

Pada periode itu juga masih ada wilayah dengan kategori Siaga seperti Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan

Bersamaan dengan itu, BMKG juga mengeluarkan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis untuk beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Selatan. Siaga: Tidak ada peringatan. Awas: Tidak ada peringatan.

Berikut Analisis Curah Hujan Dasarian I Mei 2026:

Curah hujan pada Dasarian I Mei 2026 bervariasi dari kriteri Sangat Tinggi 0.76 persen, Tinggi 15.23 Persen, Menengah 64.05 Persen, dan Rendah 19.96 Persen.

Sifat hujan pada Dasarian I Mei 2026 umumnya berada kriteria Jauh di Atas Normal 27.48 Persen, Atas Normal 22.99 Persen, Normal 20.89 Persen, dan Bawah Normal 28.64 Persen.

Baca juga: Masa Peralihan, Hujan Ringan Diprediksi Mendominasi Cuaca di Wilayah Indonesia Hari Ini 14 Mei 2026

Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian I Mei 2026:

Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 17,1 Persen wilayah Indonesia (170 ZOM) mengalami Musim Kemarau.
Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Kep. Riau, sebagian kecil Banten, sebagian Jakarta, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, dan sebagian Maluku.

Prediksi Curah Hujan Dasarian: Pada MEI II – JUNI I 2026 curah hujan umumnya diprediksi berada kriteria Menengah – Rendah (0-150 mm/dasarian), diikuti kriteria Tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori Rendah (<50>

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved