Jumat, 15 Mei 2026

Timor Leste

Presiden Timor Leste Bertemu Dubes Indonesia di Papua Nugini

Apalagi Okto Darius Manik sebelumnya pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Perdana Menteri Papua Nugini James Marape dan Presiden Timor Leste Ramos Horta beberapa saat sebelum pesawat berangkat dari Port Moresby, Rabu (13/5/2026). 

POS-KUPANG.COM, PORT MORESBY - Presiden Republik Demokratik Timor Leste (RDTL)  Jose Ramos Horta menemui Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini (PNG), Okto Dorinus Marik dalam lawatan kenegaraan ke Port Moresby

Kunjungan diplomatik ke kediaman resmi Duta Besar Indonesia untuk PNG di Port Moresby itu dilakukan Presiden Ramos Horta sebelum meninggalkan Papua Nugini pada Rabu (13/5/2026).

Sambutan hangat dari Duta Besar Indonesia yang ditunjuk untuk PNG, Okto Dorinus Marik, mencerminkan hubungan pribadi yang erat antara kedua pria tersebut. Apalagi Manik sebelumnya pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste.

Baca juga: Presiden Timor Leste Hadiri KTT Samudra Melanesia di Papua Nugini

Setelah makan siang, Presiden Jose Ramos Horta berangkat menuju Bandara Internasional Jacksons, dan secara resmi mengakhiri kunjungan kenegaraan tiga harinya ke Papua Nugini.

Adapun Presiden Ramos Horta tiba di Port Moresby, Minggu (10/5/2026. Di sana ia mengikuti KTT Melanesia, bertemu dengan Dubes RI di PNG serta Gubernur Parkop dan Gubernur Jenderal PNG.

Kunjungan tersebut menandai dibukanya babak diplomatik baru antara Port Moresby dan Dili.

Dikutip jubi.id dari laman internet, www.nbc.com.pg pada Kamis (14/5/2026), Perdana Menteri James Marape, yang menyambut Presiden Ramos Horta saat kedatangan dengan barisan kehormatan militer, juga hadir untuk mengucapkan selamat tinggal kepada pemimpin Timor Leste tersebut.

Sebagai negara termuda di Asia, Timor Leste menjalin hubungan antarkedua negara yang semakin erat dengan Papua Nugini.

Hal ini telah menandai dimulainya babak diplomatik baru antara kedua negara. Kedua negara juga akan membuka Kedutaan Besar di negara masing-masing.

Jabat tangan antara Perdana Menteri Marape dan Presiden Ramos Horta, beberapa saat sebelum pesawat berangkat, melambangkan komitmen bersama untuk kerja sama diplomatik yang lebih kuat antara Port Moresby dan Dili di tahun-tahun mendatang. (*)

 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved