Selasa, 21 April 2026

CPNS 2026

Resmi dari BKN, Formasi CPNS 2026 Bakal Dirilis Mei, Pendaftaran Dibuka Bulan Juni

Kabar gembira yang ditunggu-tunggui akhirnya datanga juga, BKN resmi menyampaikan Formasi CPNS 2026 bakal dirilis Mei, Pendaftaran dibuka Juni

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
Kemenkom Info
PENDAFTARAN CPNSW 2026 DIBUKA JUNI - Seleksi CPNS Kementerian Agama 2024. Resmi dari BKN, Formasi CPNS 2026 Bakal Dirilis Mei, Pendaftaran Dibuka Bulan Juni, 

Ia menuturkan setelah itu, tahapan berlanjut dengan Kementerian PAN-RB meminta pertimbangan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait alokasi pembiayaan seleksi CPNS 2026.

Dia mengatakan hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Menteri PAN-RB akan meminta pendapat ke Menteri Keuangan apakah pertimbangan teknis yang diusulkan Kepala BKN dapat dibiayai dengan APBN atau APBD. Gampangnya apakah belanja pegawainya tersedia," tuturnya.

Baca juga: Bupati Falenntinus Tutup Kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Bidang CPNS Kabupaten TTU 2026

Rasio ASN Indonesia Lebih Kecil Dibanding Malaysia dan Thailand

Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan rasio ASN di Indonesia dibanding penduduk sebesar 2,4 persen.

Dalam pemaparannya, total ASN di Indonesia saat ini mencapai 6,7 juta orang.

Sementara, total penduduk Indonesia mencapai 285 juta orang.

"Rasio ASN di Indonesia sebesar 2,4 persen atuau 23,56 ASN per 1.000 penduduk," demikian tertulis dalam slide pemaparan yang ditampilkan Ridwan.

Rasio tersebut, sambungnya, lebih kecil dengan negara lain seperti Malaysia ataupun Thailand.

Adapun total ASN di Malaysia sebanyak 1,7 juta orang dengan jumlah penduduk mencapai 34 juta orang. Sehingga rasionya adalah 5 persen.

Sedangkan Thailand, pegawai ASN mencapai 2,7 juta orang dengan total penduduk sebanyak 71 juta orang. Rasionya yakni, 3,8 persen.

Baca juga: KemenPAN-RB Bocorkan Kuota CPNS 2026 Jika Menggunakan Skenario Zero Growth

Jumlah ASN Bakal Ditingkatkan

Berkaca dari data tersebut, Ridwan menyebut akan adanya peningkatan rasio jumlah ASN menjadi 3-3,4 persen atau 30-34 ASN per 1.000 penduduk.

"Bahwa untuk menopang Asta Cita, Indonesia perlu bergerak dari rasio 2,4 persen menjadi 3 atau 3,4 persen," tuturnya."

Namun, dia menjelaskan tujuan tersebut bisa tercapai bukan tanpa tantangan yaitu perlunya perencanaan yang matang terkait kebutuhan formasi ASN yang diperlukan.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved