Selasa, 5 Mei 2026

NTT Terkini

Jhony Ataupah Tuntaskan PR Pendapatan dan Aset

Kepemimpinan di Badan Pendapatan Aset dan Daerah (Bapenda) Provinsi NTT berpindah dari Alexon Lumba ke Johny E Ataupah.

Tayang:
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Apolonia Matilde
POS-KUPANG.COM/ irfan hoi
TUNJUK - Mantan Kepala Bapenda NTT Alexon Lumba dan Plt Kepala Bapenda NTT Johny E. Ataupah ketika menunjukkan berita acara serah terima jabatan pada OPD tersebut. Kamis, (26/3/2026). 
Ringkasan Berita:

 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

 

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Kepemimpinan di Badan Pendapatan Aset dan Daerah (Bapenda) Provinsi NTT berpindah dari Alexon Lumba ke Johny E Ataupah

Alex kini diberi jabatan baru sebagai Asisten I Bidang Kesra Setda NTT. Lima tahun ia menjabat sebagai Kepala Bapenda NTT. Alex juga pernah menjabat Penjabat Bupati Kupang. 

Sementara Johny, merupakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTT. Di Bapenda, ia ditunjuk Gubernur NTT Melki Laka Lena sebagai Pelaksana tugas (Plt). Alex resmi menyerahkan jabatannya kepada Johny, Kamis (26/3). 

Acara serah terima jabatan kedua pejabat tinggi pratama Provinsi NTT itu berlangsung di ruang Bapenda lantai II Kantor Gubernur NTT. Agenda itu dihadiri pegawai dan staf Bapenda, yang ditutup dengan makan siang bersama.

Alex dalam sambutan, menekankan pentingnya adaptasi terhadap gaya kepemimpinan yang baru. Ia mengingatkan, setiap pemimpin memiliki karakter berbeda, sehingga seluruh jajaran diminta mampu menyesuaikan diri demi kelancaran tugas organisasi.

“Saya minta teman-teman bisa menyesuaikan dengan tipe dan karakter pimpinan yang baru. Karena setiap pemimpin punya cara masing-masing dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Dia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, terutama di bidang pendapatan dan pengelolaan aset. Ia optimistis di bawah kepemimpinan Jhoni Ataupah, berbagai pekerjaan tertunda tersebut dapat segera dituntaskan.

“Masih ada banyak pekerjaan tertunda, baik di pendapatan maupun aset. Saya yakin dengan kepemimpinan Pak Plt, semua itu bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Selain itu, ia mendorong lahirnya inovasi baru guna meningkatkan capaian target pendapatan daerah yang menjadi perhatian utama pemerintah provinsi. Alex juga berpesan agar seluruh pegawai menjaga kekompakan dan tidak menghambat jalannya pekerjaan.

“Kalau ada perbedaan karakter, itu hal biasa. Tapi pemimpin harus mampu merangkul semua. Dan saya minta jangan ada yang menghambat pekerjaan,” kata dia. 

Dia menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada semua pegawai dan staf di Bapenda NTT. Sikap yang selama ini tidak baik, baginya karena situasi dan beban kerja tinggi. Dia berharap hubungan kekeluargaan tetap terjalin dengan baik.

Plt. Kepala Bapenda NTT, Jhony E Ataupah, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan capaian yang telah diraih sekaligus membenahi berbagai kekurangan yang masih ada.

Ia menegaskan, empat fokus utama ke depan, yakni menjaga keberhasilan yang telah dicapai, mengatasi kekurangan, menyelesaikan pekerjaan tertunda, serta mendorong inovasi.

“Keberhasilan yang sudah ada harus kita jaga. Sementara kekurangan yang ada akan kita benahi agar menjadi capaian baru ke depan,” katanya. 

Terkait pekerjaan yang masih tertunda, Jhony memastikan akan segera ditindaklanjuti, termasuk sejumlah persoalan strategis yang menjadi perhatian pimpinan.

Ia menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan kinerja, khususnya dalam pencapaian target pendapatan daerah. Menurutnya, seluruh jajaran harus bekerja secara terarah, terukur, dan terpantau melalui evaluasi berkala hingga ke tingkat unit pelaksana teknis (UPT).

“Kita akan bekerja secara terarah dan terukur. Target kinerja akan dipantau secara berkala agar semua berjalan maksimal,” ujarnya.

Jhony turut mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan profesionalisme dalam bekerja. Ia menegaskan tidak boleh ada konflik internal yang mengganggu kinerja organisasi.

“Kita kerja tidak boleh bentrok. Kalau mau bentrok, silakan cari tempat lain,” kata dia. 

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, kata dia, Bapenda NTT diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah serta memperbaiki tata kelola aset secara lebih optimal ke depan. (fan) 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved