Perang Israel Iran
Rentetan Rudal Iran Serang Israel dan Pangkalan Militer AS
Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan rentetan rudal ke wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat (AS).
POS-KUPANG.COM - Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan rentetan rudal ke wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat (AS).
IRGC mengeklaim telah menembakkan rudal ke sejumlah pangkalan militer yang menampung pasukan AS di Kuwait, Yordania, dan Bahrain.
Serangan terbaru dari Teheran tersebut disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, IRIB pada Rabu (25/3/2026) waktu setempat.
IRGC menyebut bahwa “target di jantung wilayah pendudukan” yang merujuk pada Israel serta pangkalan militer AS di kawasan tersebut.
Adapun rudal yang digunakan jenis rudal berpemandu presisi berbahan bakar cair dan padat, serta drone serang.
Di Israel, laporan menyebutkan sirene serangan udara berbunyi di wilayah utara, barat, hingga Galilea bagian atas di tengah gempuran roket dan pesawat tak berawak.
Baik Hizbullah maupun Iran sama-sama mengeklaim bertanggung jawab atas serangan yang menargetkan Israel utara, dikutip dari CNBC TV18 , Rabu.
IRGC menyatakan tujuannya adalah menargetkan pangkalan militer di kota Safad, Israel utara, serta sejumlah lokasi di Tel Aviv, Kiryat Shmona, dan Bnei Brak.
Sementara itu, militer Kuwait menyatakan bahwa sistem pertahanan udaranya telah merespons serangan rudal dan pesawat tak berawak.
Dalam unggahan di platform X, mereka menjelaskan bahwa suara ledakan yang terdengar merupakan hasil pencegatan terhadap target musuh.
Baca juga: Iran Tembak Jatuh Jet Tempur Amerika Serikat di Selat Hormuz
Sebelumnya, serangan pesawat tak berawak melaporkan menabrak tangki bahan bakar di bandara Kuwait hingga memicu kebakaran, menurut otoritas penerbangan sipil setempat.
Prosedur darurat segera diaktifkan, dan tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kobaran api.
Laporan awal menyebutkan kejadian tersebut hanya menyebabkan kerusakan material.
Sedangkan di Bahrain, Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa peringatan telah diberikan dan warga diminta segera menuju tempat aman terdekat.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan telah mencegat dan menghancurkan 11 drone di wilayah timur negara tersebut.
Namun, kementerian tersebut tidak memperkirakan asal usul drone maupun kemungkinan adanya korban jiwa atau kerusakan yang ditimbulkan. (*)
Sumber: Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/garda-revolusi-iran.jpg)