Perang Israel Iran
Iran Tembak Jatuh Jet Tempur Amerika Serikat di Selat Hormuz
Iran menembak jatuh jet tempur Amerika Serikat (AS) di wilayah udara selatan dekat Selat Hormuz.
POS-KUPANG.COM – Iran menembak jatuh jet tempur Amerika Serikat (AS) di wilayah udara selatan dekat Selat Hormuz.
Adapun jet tempur yang menjadi korban, yakni jenis F-15E Strike Eagle.
Klaim tersebut menyebut pesawat “musuh” itu berhasil dilacak dan diserang oleh sistem pertahanan udara Iran.
Namun, militer AS langsung membantah keras laporan tersebut dan menyebutnya tidak benar.
Iran menyatakan bahwa sebuah jet tempur F-15 milik musuh telah memasuki wilayah udara Iran di kawasan selatan dekat Pulau Hormuz.
Dalam pernyataannya pada Minggu (22/3/2026), Iran menyebut pesawat tersebut berhasil dideteksi dan diserang oleh sistem rudal darat-ke-udara.
Konsulat Iran di Mumbai dalam unggahan di X menyebut, pesawat “musuh” itu langsung direspons oleh pertahanan udara Iran setelah melanggar wilayah udara mereka.
Selain itu, Iran juga mengeklaim telah menyerang sejumlah target udara lain sejak konflik dimulai, termasuk drone, rudal jelajah, hingga jet tempur canggih.
Baca juga: Israel Gagal Cegat Rudal Balistik Iran, Kota Arad dan Dimona Rusak Parah
Garda Revolusi Iran bahkan menyebut telah mencegat lebih dari 200 target udara. AS bantah klaim Iran Pihak Amerika Serikat melalui Komando Pusat (CENTCOM) langsung menolak klaim tersebut dan menyebutnya sebagai “rumor”.
Dalam pernyataan resmi di X, mereka menegaskan bahwa tidak ada jet tempur AS yang berhasil ditembak jatuh oleh Iran.
“Pasukan AS telah menerbangkan lebih dari 8.000 misi tempur selama Operation Epic Fury. Tidak ada pesawat tempur AS yang ditembak jatuh oleh Iran,” tulis CENTCOM.
Selain F-15, Iran juga mengklaim telah mengenai jet tempur siluman F-35 milik AS di wilayah Iran bagian tengah. Dalam pernyataannya, pihak Iran menyebut, “Jet tempur strategis F-35 milik tentara AS terkena serangan dan mengalami kerusakan serius di langit Iran tengah kemungkinan jatuh sangat tinggi.”
Namun, pihak AS memberikan versi berbeda. Juru bicara CENTCOM, Kapten Tim Hawkins, mengatakan pesawat tersebut memang mengalami masalah saat menjalankan misi tempur, tetapi berhasil mendarat dengan aman.
“Kami mengetahui laporan bahwa sebuah pesawat F-35 AS melakukan pendaratan darurat setelah menjalankan misi tempur di atas Iran. Pesawat mendarat dengan aman dan pilot dalam kondisi stabil. Insiden ini sedang diselidiki,” ujarnya.
Konflik AS-Israel dan Iran Ketegangan ini merupakan bagian dari konflik besar yang pecah sejak Sabtu (28/2/2026), ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran.
Serangan itu menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah pejabat militer dan warga sipil.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone ke berbagai target, termasuk wilayah Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah. (*)
Sumber: Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Iran-Tembak-Jatuh-Jet-Tempur-AS.jpg)