Nasional Terkini
Presiden Prabowo Sebut Banyak Program Pemerintah Pusat Tidak Dijalankan Pemda
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa banyak program pemerintah pusat tidak dilaksanakan pemerintah daerah (Pemda).
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa banyak program Pemerintah Pusat tidak dilaksanakan pemerintah daerah (Pemda).
Kepala Negara mengingatkan agar Pemda untuk tidak menantang Pemerintah Pusat.
“Jangan nantang-nantang pemerintah pusat, banyak biasa yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi, tidak dilaksanakan,” ujar Presiden Prabowo dalam diskusi bersama jurnalis dan para pakar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip tayangan ulang di YouTube Kompas TV, Jumat (20/3/2026).
Presiden Prabowo mengatakan, ada beberapa pekerjaan atau pembangunan di daerah yang justru diambil alih oleh pemerintah pusat.
Padahal, dana pembangunan sudah ditransfer ke daerah. “Itu rakyat harus teriak, presiden harus turun tangan. Maaf, ada dana desa. Ke mana dananya di bupati, ke mana di gubernur. Tapi, okelah saya ambil alih tanggung jawab,” katanya.
Menurut Presiden Prabowo, pemerintah daerah masih banyak yang menjalankan pemerintahan secara tidak efisien. Mulai dari penggunaan fasilitas untuk berkantor hingga kunjungan kerja yang berlebihan.
“Anda lihat sendiri. Ada kabupaten, pemda, dia beli mobil gubernur Rp 8 miliar. Saya presiden pakai maung buatan Republik Indonesia harga Rp 700 juta. Mungkin ini presiden ada anti peluru mungkin harganya Rp 1 miliar. Tapi, tidak Rp 8 miliar,” tegas Prabowo.
Dia meminta semua pihak untuk berbenah dan sadar diri. “Sudahlah. Itu yang kita minta kesadaran, rasa tanggung jawab. Bupati, kerja untuk rakyatmu. Gubernur, kerja untuk rakyatmu. Itu yang kita minta,” imbuh Presiden Prabowo. (*)
Sumber: Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
| Badan Gizi Nasional akan Batasi Jumlah Dapur Makan Bergizi Gratis |
|
|---|
| Kepala BGN Nanik S Deyang Tata Ulang Penerima MBG dan Moratorium SPPG |
|
|---|
| Terbukti Korupsi Sertifikasi K3, Immanuel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun Penjara |
|
|---|
| Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya Kerja Sama Atur Yayasan Mitra SPPG |
|
|---|
| KPK Tetapkan 8 Pejabat Imigrasi Tersangka, Termasuk Wamen Imipas Silmy Karim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Prabowo-i-Sidang-Tahunan-MPR-2025.jpg)