Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 12 Maret 2026, "Ia Melawan Aku"
Bacaan dari Yeremia dan Lukas mengajarkan kita untuk peka terhadap suara Tuhan dan berkomitmen untuk hidup dalam ketaatan
Renungan Harian Katolik
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
Kamis Pekan Prapaskah Ketiga – 12 Maret 2026
Bacaan I: Yer. 7: 23-28
Injil: Luk. 11: 14-23
Tema: “Ia melawan Aku”
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Dalam perjalanan iman kita, sering kali kita dihadapkan pada pilihan untuk mengikuti jalan Tuhan atau melawan-Nya. Pada hari ini, kita merenungkan tema tentang perlawanan terhadap Allah dan bagaimana sikap hati kita dapat menentukan hubungan kita dengan Dia.
Bacaan dari Yeremia dan Lukas mengajarkan kita untuk peka terhadap suara Tuhan dan berkomitmen untuk hidup dalam ketaatan.
Saudara-saudari terkasih.
Ayat-ayat dalam perikop ini (Yeremia 7:23-28), Tuhan melalui Nabi Yeremia mengingatkan umat-Nya tentang perintah-Nya untuk mendengarkan suara-Nya dan menjalani hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
Umat Israel diuji oleh ketidaktaatan dan penolakan terhadap nasihat Tuhan. Ini menunjukkan bahwa menolak suara Tuhan adalah bentuk perlawanan yang dapat membawa konsekuensi serius.
Dan dalam Injil (Luk. 11:14-23) berkisah tentang Yesus mengusir roh jahat dari seorang bisu dan mengajarkan bahwa kerajaan yang terbagi akan hancur. Penolakan terhadap karya Yesus oleh para pemimpin adalah bentuk perlawanan yang menunjukkan kurangnya pengertian akan kebenaran.
Yesus memperingatkan bahwa kita harus memilih untuk mendukung kerajaan Allah, bukan menentangnya atau bersekutu dengan setan. Untuk itu refleksi kita adalah tentang “Mendengarkan Suara Tuhan”: Apakah kita cukup peka dalam mendengarkan dan mengikuti suara Tuhan dalam hidup kita?
Renungkan bagaimana kita bisa lebih konsisten dalam mengikuti petunjuk-Nya dalam keputusan sehari-hari. “Sikap Terhadap Tuhan dan Karya-Nya”: Bagaimana kita menanggapi karya Tuhan dalam hidup kita?
Apakah kita terbuka untuk melihat dan menerima perubahan yang Dia buat, ataukah kita bersikap skeptis dan menentang?
“Kesadaran Akan Pilihan Kita’: Setiap tindakan kita bisa menjadi dukungan atau penolakan terhadap Tuhan. Renungkan bagaimana pilihan-pilihan kecil kita sehari-hari mencerminkan hubungan kita dengan Allah. Apa yang perlu kita ubah untuk lebih mendukung kehendak-Nya?
Saudara-saudari terkasih,
Pesan untuk kita, pertama, marilah kita berkomitmen untuk tidak melawan suara Tuhan dalam hidup kita, tetapi sebaliknya, memilih untuk mendengarkan dan taat.
Kedua, dengan melakukan ini, kita memperkuat hubungan kita dengan-Nya dan berkontribusi pada pembangunan kerajaan Allah.
Ketiga, semoga kita selalu mengingat bahwa setiap pilihan kita merupakan langkah menuju atau menjauh dari-Nya. Tuhan memberkati kita semua. (*)
| Renungan Harian Katolik Minggu 19 April 2026, 'Kleopas dan Dinamika Kehidupan Kita' |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 19 April 2026, Paham Isi Kitab Suci Tinggalkan Beban Masa Lalu |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 19 April 2026, “Kisah Jalan ke Emaus” |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Sabtu 18 April 2026, "Ini Aku, Jangan Takut" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Sabtu 18 April 2026, "Kuasa Ilahi: Menuntun Menuju Keteduhan" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pio-Hayon-Bruder_05.jpg)