Internasional Terkini
Timor Leste "Tangkap" Bobibos Indonesia Jadi Solusi BBM Alternatif
Sementara itu, bahan bahar alternatif itu malah kurang mendapatkan tempat di Indonesia, tempat asalnya.
POS-KUPANG.COM, DILI - Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) menangkap peluang pemanfaatan bahan bakar minyak (BBM) alternatif sebagai komplemen energi dari fosil.
Pada akhir Februari 2026 lalu, Pemerintah Timor Leste meluncurkan Bobibos di Kota Dili. Peluncuran BBM alternatif karya peneliti muda Indonesia itu dilakukan Perdana Menteri Ray Kala Xanana Gusmao.
Sementara itu, bahan bahar alternatif itu malah kurang mendapatkan tempat di Indonesia.
Baca juga: Ekspor ke Timor Leste via PLBN Motaain Dihentikan Sementara Akibat Banjir
Komisaris Utama PT Inti Sinergi Formula Mulyadi mengatakan, BBM alternatif dengan merk Bobibos itu berasal dari jerami padi. Peluncuran dilakukan di Jonggol, Kabupaten Bogor.
Namun, penemuan bahan bakar merah putih hasil penemuan sejumlah peneliti muda asli Indonesia yang terhimpun di PT Sultan Sinergi Indonesia itu terkendala regulasi maupun birokrasi di Indonesia.
Pemerintah belum mengatur energi alternatif dari bahan baku jerami.
"Kami sih siap produksi Bobibos, baik yang bensin maupun solar. Tetapi hingga kini terbentur regulasi yang belum ada," kata Mulyadi, Minggu (8/3/2026).
Saat ini, kata Mulyadi, pihaknya fokus launching produksi massal Bobibos di Timor Leste. "Namun, kami tetap siap jika Negara Indonesia membutuhkan Bobibos," sambungnya.
PT Inti Sinergi Formula sebelumnya, jelas Mulyadi, telah diberikan lahan 25.000 hektare untuk sawah dan produksi jerami, lalu lahan 3 hektare untuk pabrik dan gudang Bobibos.
Hal itu bukti, Pemerintahan Timor Leste secara sigap memberikan regulasi, investasi besar dan kebijakan hingga PT Inti Sinergi Formula bisa segera melakukan produksi.
"Insyaallah, Bobibos diresmikan langsung Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao," jelas pria asli Jonggol tersebut.
Informasi yang dihimpun, bahan bakar Bobibos tersedia dalam dua jenis. Yakni, solar yang berwarna merah maupun bensin yang berwata putih.
Walaupun harganya murah, namun dia mengaku level research octane number (RON) itu berada di angka 98.
"Walaupun dari segi harga lebih murah, ternyata setelah dilakukan uji coba, mesin kendaraan yang menggunakan bahan bakar Bobibos terbilang aman dan bahkan suara mesinnya lebih halus," lanjut Mulyadi. (*)
Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bobibos-merupakan-bahan-bakar-nabati-yang-memanfaatkan-jerami-padi.jpg)