Kamis, 11 Juni 2026

Doa Setelah Sholat

Keutamaan Membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat Isya

Inilah Keutamaan Membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat Isya, membawa keberuntungan hingga selalu diingat oleh Allah SWT.

Tayang:
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
ISTIMEWA
KEUTAMAAN DZIKIR DAN DOA SETELAH SHOLAT IISYA - Ilustrasi membaca Doa Setelah Sholat. Keutamaan Membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat Isya 

POS-KUPANG.COM - Inilah Keutamaan Membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat Isya, membawa keberuntungan hingga selalu diingat oleh Allah SWT.

Membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat Isya merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Keutamaannya tak kalah dari ibadah sunnah lainnya.

Meski hukumnya sunnah namun membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat memiliki sejumlah Keutamaan.

Diantara Keutamaan Doa Setelah Sholat Isya adalah membawa keberuntungan hingga selalu diingat oleh Allah SWT.

Sebagaimana dijelaskan dalam hadis: "Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: 'bahwa mengeraskan suara dalam berdzikir ketika orang-orang selesai sholat maktubah sudah ada pada masa Nabi SAW.'" (HR. Bukhari-Muslim).
 
Dengan melafalkan dzikir dan doa setelah sholat fardu, ibadah yang dilakukan umat Muslim menjadi lebih sempurna. Amalan ini tak hanya memberikan ketenangan hati, tetapi juga membuka jalan untuk mendapatkan pertolongan dari Allah SWT. 

Baca juga: Doa Setelah Sholat Dzihur Lengkap Dzikir, Diawali Baca Shalawat Nabi

Berikut Keutamaan Membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat Isya

1. Diingat oleh Allah SWT
Allah SWT akan mengingat orang yang senantiasa berdzikir dan berdoa kepada-Nya. Sebagaimana firman-Nya dalam surat Al-Baqarah ayat 153 berikut:
  
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ ۝١٥٣
  
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS Al-Baqarah: 153)
 
2. Membawa Keberuntungan
Berdoa dan berdzikir akan membawa keberuntungan. Hal tersebut telah dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim yang berbunyi:
 
 "Dari Abu Hurairah dia berkata, "Pada suatu ketika Nabi SAW pergi ke Mekkah melewati sebuah gunung bernama Jumdan. Kemudian beliau bersabda, "Ayo jalanlah! Inilah Jumdan. Telah menang para mufarridun." Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan mufarridun?" Beliau menjawab, "Yaitu orang-orang (laki-laki/perempuan) yang banyak berdzikir kepada Allah." (HR Muslim)
  
3. Menghapus Dosa
Berdzikir dan berdoa adalah sarana memohon ampunan dosa kepada Allah SWT. Sesuai firman-Nya dalam Al-Qur'an surat Al-Muzzammil ayat 20 berikut:
  
....وَاسْتَغْفِرُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌࣖ
  
Artinya: "Mohonlah ampunan kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS Al-Muzzammil: 20)

Baca juga: Lengkap, Dzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar Arab, Latin dan Artinya

Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Isya

Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa berdoa. Hal ini tercantum dalam Al-Qur'an surat Al-A'raf ayat 55. 
  
اُدْعُوْا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةًۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَۚ ۝٥٥
 
Artinya: "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS Al-Ar'af: 55)
  
Sementara itu, berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, salah satu waktu mustajab untuk berdoa adalah setelah sholat Isya, sebagaimana sabda beliau dalam hadisnya:
  
"Rasulullah SAW pernah ditanya, "Doa macam apakah yang didengarkan?" Beliau menjawab, "Bagian malam yang akhir setelah sholat fardu." (HR Tirmidzi)
  
Dihimpun dari Buku Saku Tuntunan Doa dan Dzikir oleh Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., dkk., berikut bacaan dzikir dan doa yang bisa dipanjatkan umat Islam selepas sholat Isya dan sholat fardu lainnya:
  
1. Membaca Istighfar 3 Kali

أَسْتَغْفِرُ الله العظيم x٣
 
Astaghfirullah (3 kali)
 
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah. 
 
2. Membaca Dzikir Allahuma antas-saalam

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ.
 
Allahumma antas-salaam wa minkas-salaam tabaarakta yaa dzal-Jalaali wal-Ikraam
 
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Damai dan dari-Mu (datang) kedamaian; Maha pemilik segala keberkahan wahai Allah, Tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan."
  
3. Membaca Dzikir Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu

لا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ. لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، لَهُ النَّعْمَةُ وَ لَهُ الْفَضْلُ وَ لَهُ التَّنَاءُ الحَسَنُ. لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينُ وَ لَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ.
  
Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu biyadihil-khairi, wa huwa 'alaa kulli syai'in qwadiir. Laa haula wa laa quwwata illaa billaahi, laa ilaaha illallahu, wa laa na'budu illaa iyyahu, lahun-ni'mah wa lahul fadhlu wa lahuts-tasanaa 'ul-husna, laa ilaaha illallaahu mukhlishiina lahud-diina wa law karihal-kaafiruuna. 

Artinya: "Tiada Tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan pujian, di tangan-Nya kebaikan, Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah dan kami tidak beribadah kecuali kepada Allah, milik-Nya-lah segala kenikmatan, karunia, dan sanjungan yang baik, tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, kami mengikhlaskan agama untuk-Nya, walaupun orang-orang kafir benci."
  
4. Membaca Dzikir Allahumma laa maani'a limaa a'thaita

اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدَّ مِنْكَ الجد
  
Allahumma laa maani'a limaa a'thaita walaa mu'athiya limaa mana'tha wa laa yanfa'u dzal-jaddu minkal jaddu. 
  
Artinya: "Ya Allah tidak ada satu pun yang dapat menghalangi apa saja yang telah Engkau berikan, dan tidak ada satu pun yang mampu memberi apa saja yang Engkau cegah, dan tidak ada satu pun kekayaan yang dimiliki seseorang dapat berguna untuk menyelamatkan dari-Mu."
 
5. Membaca Ayat Kursi

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved