Senin, 8 Juni 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Kamis 4 September 2025, Doa Hari Ini: Kasih Setia

Menikmati kepuasan di dalam Allah pada pagi hari menjadi sumber kebijaksanaan untuk memuliakan Allah sepanjang hari.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO-TANGKAPAN LAYAR
RENUNGAN KRISTEN - Cover Renungan Harian Kristen edis September 2025. Renungan Harian Kristen Kamis 4 September 2025, Doa Hari Ini: Kasih Setia. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Kristen Kamis 4 September 2025, dengan judul Doa Hari Ini: Kasih Setia.

Renungan Harian Kristen ini merujuk pada Kitab Mazmur 90:14.

Artikel ini dilansir dari buku Renungan Harian Suluh Injil, ditulis oleh anggota Komunitas Suluh Injil.

Renungan berdasarkan Alkitab dan ajaran iman Kristen, yang bersumber dari Alkitab - LAI Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt. Yudith A. Nunuhitu Follabessy, M.Si, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi September 2025.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Rabu 3 September 2025, Doa Hari Ini: Di Pagi Hari

Renungan Harian Bulan September 2025 ini mengusung tema Beriman dan Beraksi dalam Kehidupan Sehari-hari.

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen:

BANYAK ORANG BERJUANG SEPANJANG HARI mencari kepuasan, akan tetapi Allah kita mencukupkan dan memuaskan anak-anak-Nya setiap hari pada waktu pagi.

Menikmati kepuasan di dalam Allah pada pagi hari menjadi sumber kebijaksanaan untuk memuliakan Allah sepanjang hari.

Dua hari berturut yang sudah kita lewati, kita merenungkan dua pokok doa harian yang

bersumber dari salah satu kalimat dalam doa Musa. Hari ini kita melanjutkan dengan pokok doa ketiga. Pokok doa ketiga ialah tentang kasih setia Tuhan.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Selasa 2 September 2025, Doa Hari Ini: Kenyangkanlah Kami

Musa berdoa memohon kepada Tuhan, “Kenyangkanlah kami di pagi hari dengan kasih setia-Mu.” Di pokok doa ketiga ini, semakin jelas bagi kita apakah yang dimaksudkan Musa setiap pagi ketika ia memohon “kenyangkanlah kami.”

Yang Musa maksudkan dengan “kenyangkanlah kami di pagi hari” bukanlah makanan atau minuman jasmani, bukan kesuksesan dan keuntungan materi.

Yang Musa maksudkan ialah makanan dan minuman rohani, kesuksesan dan keuntungan rohani, yaitu mengalami kasih dan setia Tuhan.

Kita bisa mendapatkan kepuasan melalui pekerjaan, prestasi, keuntungan materi, kesehatan, dan sebagainya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved