NTT Terkini
Program Revitalisasi Sasar Sekolah di Kota Kupang, Kepsek: Selama Ini Kami Impikan
Program revitalisasi yang dilaksanakan Kemendikdasmen RI turut menyasar sebagian besar sekolah-sekolah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Apolonia Matilde
Ringkasan Berita:
- Program revitalisasi Kemendikdasmen RI tahun 2026 menyasar sejumlah sekolah di Kota Kupang, termasuk SMP Negeri 12 Kupang.
- Kepala sekolah Elisabeth Lensi menyebut perbaikan ini sangat dibutuhkan karena banyak fasilitas sudah tua dan rusak
- Selain SMPN 12, SMPN 19 Kupang juga mendapat bantuan perbaikan, terutama pada bagian atap sekolah
- Pemerintah berharap program revitalisasi ini meningkatkan kenyamanan belajar, dengan target nasional seluruh sekolah direvitalisasi
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Program revitalisasi yang dilaksanakan Kemendikdasmen RI turut menyasar sebagian besar sekolah-sekolah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2026 ini. Salah satunya adalah SMP Negeri 12 Kupang.
Kepala SMPN 12 Kota Kupang Elisabeth Lensi menyebut, selama ini mereka sangat mengharapkan sekolah tersebut dibenahi.
"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Prabowo, bapa Presiden dan Kemendikdasmen, bapa Menteri," katanya, Selasa (5/5/2026) di SMAN 9 Kupang Tengah dalam acara launching program revitalisasi Kemendikdasmen oleh Menteri Dikdasmen RI Abdul Mu'ti.
Elisabeth mengatakan, sekolah itu memiliki gedung yang termakan usia. Bahkan ada yang telah dibangun sejak tahun 1994. Menurut dia, SMPN 12 Kota Kupang mendapat empat menu pembangunan yakni rehabilitasi gedung tata usaha yang didalamnya terdapat ruang Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, tata usaha dan UKS.
Pembangunan juga, ujar dia, difokuskan ke toilet dan laboratorium yang kondisinya sudah rusak berat. Elisabeth senang karena program itu turut membangun empat ruang kelas baru.
Selama ini, kata dia, dengan keterbatasan ruang kelas maka siswa-siswi dibagi dalam dua kelompok belajar yakni pagi dan siang hari. Dengan dibangunnya tambahan empat ruang kelas itu, maka sistem belajar hanya pada pagi hingga siang hari.
"Terima kasih sekali. Itu yang selama ini kami impikan karena kami masih kekurangan ruang kelas. Animo masyarakat tinggi tapi ruang kelas tidak mencukupi," katanya.
Untuk pembangunan di SMPN 12 Kota Kupang, menurut dia, didukung anggaran sebesar Rp 1,7 miliar lebih dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender kerja. Saat ini, sekolah sedang menyiapkan segala sesuatu untuk memulai pelaksanaan pembangunan.
Sementara itu, Gerson Tamo Ama Kepala SMPN 19 Kupang juga mengaku berbahagia dengan perhatian Pemerintah Pusat, terkhusus Menteri Dikdasmen RI Abdul Mu'ti, melalui program revitalisasi.
"Kalau di kami, rusaknya di atap sekolah. Nanti kita akan perbaiki sesuai petunjuk pada waktu bimtek. 120 hari kita selesaikan dan harus dipakai. Anggarannya Rp 500 juta lebih," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Program-Revitalisasi-Sasar-Sekolah-di-Kota-Kupang-Kepsek-Selama-Ini-Kami-Impikan.jpg)