Kamis, 21 Mei 2026

Natal 2025

MUI NTT Temui Gubernur dan Wagub Saat Perayaan Natal, Ingatkan Kerukunan Beragama

Pada ajang silaturahmi tersebut dipimpin langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT, H. Muhamad S. Wongso, beserta Sekretaris MUI NTT

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Yeni Rahmawati
POS-KUPANG.COM/Irfan Hoi
FOTO BERSAMA - Wakil Gubernur NTT Dr Johni Asadoma (tengah) dan Ny. Vera Sirait Asadoma bersama Ketua MUI NTT H. Muhamad Wongso (ketiga kanan) serta pengurus MUI NTT, di Rumah Jabatan Wagub NTT, Kamis, (25/12/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM KUPANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT melakukan ajang silaturahmi saat Hari Raya Natal di rumah jabatan Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT, Kamis (25/12/2025).

Pada ajang silaturahmi tersebut dipimpin langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT, H. Muhamad S. Wongso, beserta Sekretaris MUI NTT H. Husen Anwar dan pengurus MUI NTT.

H. Muhammad Wongso kepada POS-KUPANG.COM mengatakan pengurus dan anggota MUI NTT ingin bertemu dan bersilaturahmi dengan Gubernur NTT dan keluarga dalam momen yang istimewa ini.

"Kita ingin bertemu dan bersilaturahmi dengan Pak Gubernur bersama keluarga dalam moment yang istimewa ini," tuturnya.

Setelah bersilaturahmi dan berdialog dengan Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, H. Muhamad Wongso bersama rombongan melanjutkan kunjungan silahturahmi ke Wakil Gubernur (Wagub) NTT Dr. Johni Asadoma di rumah Jabatan Wakil Gubernur NTT.

Pada dua tempat itu, H. Muhamad Wongso bersama MUI NTT ingin agar Natal harus disambut dan dirayakan dengan sukacita oleh seluruh umat Kristiani, khususnya di NTT.

Oleh karena itu, Ia berharap ada pelajaran yang bisa diperoleh dari ibadah yang dijalankan. 

Baca juga: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, BMKG NTT Keluarkan Peringatan Dini

Ia kemudian mengingatkan tentang pesan kerukunan.

Dimana Provinsi NTT menjadi wilayah toleransi yang membutuhkan tanggung jawab bersama.

Demikian juga dengan prinsip keragaman dalam kebersamaan. 

Mengenai ibadah, menurut H. Muhamad Wongso, merupakan ritual masing-masing agama tetapi masalah sosial keagamaan menjadi urusan bersama dan tanggung jawab semua anak bangsa.

"Selamat merayakan Natal untuk saudara-saudara umat Kristiani," ucap Muhamad Wongso. 

Sebelumnya, saat mengikuti ibadah Kamis pagi di Gereja St Yoseph Naikoten Kota Kupang, Melki Laka Lena menyebut Natal bukan sekadar perayaan liturgi, tetapi momentum untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

Melki mengajak umat Kristiani untuk memperkuat solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, dan nilai kebersamaan keluarga dalam perayaan Natal 2025. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved