Lewotobi Erupsi
Bandara Frans Seda Maumere Kembali Ditutup Hingga Senin 4 Agustus 2025
Yang mana penerbangan di Bandara Frans Seda Maumere sejak Sabtu (2/8/2025) dan Minggu (3/8/2025) ditutup.
Penulis: Aris Ninu | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM,MAUMERE - Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur pada Jumat (1/8/2025) malam dan Sabtu (2/8/2025) dini hari berdampak pada aktivitas warga di Kabupaten Sikka, NTT.
Untuk kesekian kalinya, erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki ini membuat penerbangan dari Kupang ke Maumere dan Maumere ke Kupang pun terganggu.
Yang mana penerbangan di Bandara Frans Seda Maumere sejak Sabtu (2/8/2025) dan Minggu (3/8/2025) ditutup.
Penutupan bandara di Kota Maumere ini kembali berlanjut lagi hingga Senin (4/8/2025).
Baca juga: Dampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Siswa SD di Maumere Dipulangkan
Berdasarkan informasi yang diterima POS-KUPANG.COM di Maumere dari NOTAM Bandara Frans Seda Maumere, Minggu (3/8/2025) siang menjelaskan, penutupan itu terjadi akibat abu vulkanik Gunung Lewotobi.
Yang mana para penumPang dihimbau menghubungi maskapai masing-masing terkait informasi jadwal penerbangan.
Penutupan Bandara Frans Seda Maumere ini bukan kali pertama tapi sudah sering terjadi jika ada erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Para penumpang biasanya memilih ke Ende dan Bajawa guna terbang bersama Wings Air. Bahkan ada penumpang yang memilih menggunakan kapal laut jika erupsi terus terjadi.
Pantauan POS-KUPANG.COM tidak ada aktivitas di Bandara Frans Seda Maumere yang berada di Kelurahan Waioti Maumere.
Sopir rental dan aktivitas areal bandara pun tidak ada sejak Sabtu hingga Minggu, 3 Agustus 2025.
Di mana penerbangan ke Maumere biasa beroperasi pagi sampai sore hari dengan Wings Air yang melayani rute ke Maumere dengan Nam Air. (ris)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/NOTAM.jpg)