Siswa Keracunan Makanan Gratis
Ketua DPRD Sumba Barat Daya Minta Pelaksanaan MBG Dievaluasi
Dikatakan, dengan evaluasi, maka pelaksanaan program MBD di Sumba Barat Daya dapat kembali berjalan lancar dan aman
Penulis: Petrus Piter | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Ketua DPRD Sumba Barat Daya, Rudolf Radu Holo meminta pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (SPPG) Tambolaka, Sumba Barat Daya untuk melakukan evaluasi terhadap keseluruhan pelaksanaan teknis program Makan Bergisi Gratis (MBG) mulai penyiapan, pengadaan bahan, proses olah hingga diantar ke sekolah-sekolah untuk dikonsumsi anak-anak sekolah.
"Kalau bicara MBG, saya pikir ini program baik buat anak-anak kita. Tapi perlu evaluasi pelaksanaan lapangan supaya ke depan tidak ada lagi persoalan seperti ini," ungkapnya melalui telepon selulernya, Selasa (29/7/2025).
Sebagai pimpinan DPRD Sumba Barat Daya, pihaknya terus memantau perkembangan kasus keracunan makanan yang menimpah puluhan siswa pada sejumlah sekolah di Sumba Barat Daya sebagaimana terjadi Rabu 23 Juli 2025 lalu dan sedang dalam penanganan Polres Sumba Barat Daya.
"Besar harapan pengelolah program MBG Tambolaka, Sumba Barat Daya terus berbenah agar menjadi lebih baik ke depan," katanya.
Dikatakan, dengan evaluasi, maka pelaksanaan program MBD di Sumba Barat Daya dapat kembali berjalan lancar dan aman. (pet)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/DPRD-SBD-soal-MBG.jpg)