Pria Timor Leste Ini Nyaris Menjadi Pembunuh Brutal Di Inggris, Untung Temannya Datang Menghadang
Morgans mengatakan bahwa terdakwa berjalan "di tengah jalan" menuju kelompok lain dengan senjata sementara ada "perkelahian lain yang terjadi".
Pria Timor Leste Ini Nyaris Menjadi Pembunuh Brutal Di Inggris, Untung Temannya Datang Menghadang
POS-KUPANG.COM - Baru-baru ini pengadilan di Kerajaan Norwich Inggris, menggelar persidangan dengan terdakwa seorang pria Timor Leste.
Pria yang berasal dari negara yang dulunya menjadi Provinsi 27 Indonesia, yakni Timor Timur (Timtim) itu, nyaris menjadi pembunuh brutal di Inggris.
Untungnya, saat pria berdarah Timor Leste itu hendak beraksi, ada teman-temannya yang datang dan mencegahnya.
Kisah pria Timor Leste ini sampai harus menghadapi persidangan di Inggris, dimulai pada saat tahun baru 1 Januari lalu.
Tahun baru yang biasanya menjadi waktu orang-orang bersenang-senang justru digunakan pria Timor Leste itu untuk berbuat onar.
Ia berjalan menuju sekelompok pria lain dengan membawa pisau daging pada tahun baru.
Untungnya, aksi pria itu dihentikan oleh teman-temannya, seperti yang terungkap melalui pengadilan.
Teman-temannya nekat melucuti pria itu untuk mencegahnya menjadi pembunuh brutal.
• Pemain Bertahan Victor Igbonefo Membayangkan Akan Kembali Main Membela Persib Hari Minggu, Tapi
• Ini Komitmen Presiden Jokowi Menata Labuan Bajo
Bagaimana nasib pria Timor Leste itu setelah beraksi dengan pisau dagingnya?
Melansir Eastern Daily Press (29/9/2020), Pengadilan Kerajaan Norwich mendengar bahwa Jose Da Costa, 37, terlihat membawa pisau daging dalam sebuah rekaman kamera CCTV.
Rekaman itu berasal dari kamera CCTV di area York Road di Great Yarmouth pada dini hari tanggal 1 Januari tahun ini.
Dalam rekaman itu, gangguan antara dua kelompok terdeteksi.
John Morgans, penuntut, mengatakan terdakwa “berbaris dengan sengaja ke atas bukit menuju yang lain”.
Morgans mengatakan bahwa terdakwa berjalan "di tengah jalan" menuju kelompok lain dengan senjata sementara ada "perkelahian lain yang terjadi".
