Refly Harun Ungkap Banyak Penumpang Gelap Tunggangi Kepemimpinan Jokowi, Singgung Pencopotan di BUMN

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengungkap ada penumpang gelap dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) saat ini.

Editor: Hasyim Ashari
YouTube Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengandaikan diri menjadi penguasa, Minggu (10/5/2020). 

Refly Harun Ungkap Banyak Penumpang Gelap Tunggangi Kepemimpinan Jokowi, Singgung Pencopotan di BUMN

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengungkap ada penumpang gelap dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) saat ini.

Dilansir TribunWow.com, Refly Harun menyebut tidak banyak waktu yang dimiliki oleh pemerintahan untuk bersantai menghadapi permasalahan yang dihadapi.

Hal ini disampaikan Refly Harun dalam kanal Youtube pribadinya, Senin (25/5/2020).

Mulanya Refly Harun mengatakan bahwa sikap kritisnya tidak hanya dilakukan pada saat sekarang saja.

Namun sudah dilancarkan sejak tahun 2017, atau saat dirinya masih menjabat di BUMN.

Hal itu sekaligus membantah bahwa sikap kritisnya sebagai bentuk penolakan karena dicopot dari BUMN.

"Bahkan saya tidak baru-baru ini saja mengkritik pemerintahan, sejak 2017 pemerintahan Jokowi sudah saya kritik, karena saya menganggap tidak banyak waktu bagi pemerintahan Jokowi untuk memelihara kepercayaan dan optimisme kepada rakyat," ujar Jokowi.

Pertama, Refly Harun menyoroti aspek hukum.

Sebagai seorang pakar hukum, Refly Harun mengaku sangat kecewa dengan penegakan hukum saat ini.

Ia mengibaratkan seperti tidak ada lagi harapan, khususnya untuk pemberantasan kasus korupsi.

"Kalau ukurannya penegakan hukum, saya sangat kecewa dengan pemerintahan Jokowi," ungkap Refly Harun.

"Saya tidak melihat ada lilin di ujung tunnel kalau soal pemberantasan hukum, terutama pemberantasan korupsi," katanya.

Kedua adalah aspek ekonomi.

Refly Harun mengaku sempat merasa optimis untuk sektor ekonomi di masa pemerintahan Jokowi.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved