Pergerakan Militer Korea Utara Makin Aktif Saat Kim Jong Un Diisukan Meninggal, Korea Selatan Siaga
Sejak kemunculan terakhir ke publik 11 April lalu, hingga kini keberadaan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang dikabarkan sakit masih misteri.
Pergerakan Militer Korea Utara Makin Aktif Saat Kim Jong Un Diisukan Meninggal, Korea Selatan Siaga
POS KUPANG.COM -- Kabar meninggalnya pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un terus meluas ke seluruh dunia
Namun kabar tersebut disangkal oleh musuh bebuyutan Korea Utara , Amerika Serikat dan Korea Selatan
Di tengah-tengah kabar duka itu, diketahui aktivitas militer Korea Utara semakin meningkat dan mengkawatirkan tetantangga dan musunya di selatan, Korea Selatan
Negeri K-Pop tersbut kini pun bersiaga tinggi untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan yang datang dari utara
Sejak kemunculan terakhir ke publik 11 April lalu, hingga kini keberadaan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang dikabarkan sakit masih misteri.
Absennya Kim di beberapa acara penting Korea Utara di pekan-pekan terakhir ini menimbulkan spekulasi bahwa ia sedang menghadapi masalah kesehatan yang serius.
Kabar terbaru, sebuah kereta khusus yang biasa digunakan Kim Jong Un terlihat di sebuah kota peristirahatan yakni Wonsan.
Keberadaan kereta milik Kim itu terlihat dari gambar satelit yang ditinjau oleh proyek pemantauan Korea Utara yang berbasis di Washington.
Seperti dikutip Reuters, proyek pemantauan bertajuk 38 North, dalam laporannya Sabtu (25/4/2020) menyebut, kereta diparkir di stasiun kepemimpinan di Wonsan pada 21 April dan 23 April.
Stasiun kereta itu khusus itu dicadangkan untuk penggunaan keluarga Kim.
• Ahok Calon Kepala Ibu Kota Negara Baru, Ini Hal yang Dirindukan BTP Saat Jadi Gubernur DKI Jakarta
• Diselingkuhi Hingga 9 Tahun dan Tak Ketahuan, Selebgram Cantik Ungkap Pasangannya Punya Kekasih Lain
• Kepanikan Melanda Pyongyang Sampai Panic Buying Saat Dikabarkan Kim Jong Un Meninggal
Meskipun itu mungkin kereta milik Kim Jong Un, Reuters belum dapat mengkonfirmasi itu secara independen apakah ia berada di Wonsan.
"Kehadiran kereta tidak membuktikan keberadaan pemimpin Korea Utara atau menunjukkan apa pun tentang kesehatannya. Tetapi itu memberikan bobot pada laporan bahwa Kim tinggal di daerah elite di pantai timur negara itu," tulis laporan itu.
Sedangkan Korea Selatan melaporkan Korea Utara melakukan "peningkatan luar biasa" dalam kesiapan artileri dan melakukan operasi penerbangan angkatan udara.
"Korea Utara ... telah meningkatkan ketegangan militer melalui peningkatan yang tidak biasa dalam kegiatan inspeksi untuk postur kesiapan tempurnya, sebagian besar artileri, dan dalam operasi penerbangan pesawat angkatan udara," kata Menteri Pertahanan Korea Selatan Jeong Kyeong-doo Jumat (24/4/2020) seperti dilansir Kantor Berita Yonhap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/korea-utara-ejek-perdana-menteri-jepang-shinzo-abe-saat-uji-coba-senjata-peluncur-roket.jpg)