Corona di Lembata

Warga Lembata Tutup Lorong dan Gang Untuk Cegah Covid-19

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Di Desa Pada, Kecamatan Nubatukan beberapa jalan masuk ke desa tersebut ditutup, dan hanya satu jalan yang dibuka dan dijaga ketat oleh Linmas. Setiap orang yang masuk ke Desa Pada wajib mencuci tangan di tempat yang telah disediakan. Gambar diabadikan, Selasa (14/4/2020)

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Demi mencegah penyebaran virus corona, banyak lorong atau gang di Kota Lewoleba Kabupaten Lembata dan desa-desa yang ditutup. Penutupan tersebut dilakukan setelah Pemprov NTT mengumumkan satu warga NTT positif Covid-19.

Di Desa Pada, Kecamatan Nubatukan beberapa jalan masuk ke desa tersebut ditutup, dan hanya satu jalan yang dibuka dan dijaga ketat oleh Linmas. Setiap orang yang masuk ke Desa Pada wajib mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.

TERUNGKAP! Istri Penguasa Korea Utara Kim Jong Un Ternyata Mantan Cheerleaders, Lihat Foto Mudanya

Anggota Linmas Desa Pada, Hamzah Taedang mengatakan, semua jalan masuk ke Desa Pada ditutup. Hanya satu jalan masuk yang dibuka agar warga bisa masuk keluar. Setiap orang yang masuk ke Desa Pada wajib mencuci tangan di pintu masuk desa.

Ia mengatakan, orang dari luar Desa Pada dilarang masuk ke Desa Pada. "Kalau sebelumnya orang luar bebas masuk, sekarang tidak lagi. Orang luar dilarang masuk ke Desa Pada," ungkapnya, Jumat (17/4/2020).

Tahukah Kamu Ada 7 Fakta Unik Ini dalam Drama Korea The World Of Married, Sukses Bikin Tensi Naik

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mengapresiasi langkah masyarakat menutup jalan-jalan masuk ke suatu wilayah, namun ia berharap agar langkah yang diambil tidak berlebihan dan membuat warga tidak bisa beraktivitas.

Sementara itu, Sekda Lembata Paskalis Tapobali, Rabu (15/4/2020) mengatakan, bupati sudah mengeluarkan surat edaran tentang penutupan jalan atau gang. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa penutupan jalan harus sesuai dengan kewenangan pemerintah. Penutupan lorong atau gang merupakan kewenangan pemerintah desa atau kelurahan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)