Kabinet Jokowi

Terkuak Posisi Awal Ditawarkan Jokowi ke Prabowo Sebelum Jadi Menhan,Effendi Gazali:Tapi Dia Gak Mau

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali menyebut Prabowo Subianto pernah ditawarkan menjadi Menkopolhukam, rapi tak mau. Ada apa?

Editor: Adiana Ahmad

Terkuak Posisi Awal Ditawarkan Jokowi ke Prabowo Sebelum Jadi Menhan,Effendi Gazali:Tapi Dia Gak Mau

POS-KUPANG.COM - Terkuak posisi awal ditawarkan Jokowi ke Prabowo sebelum jadi Menhan,Effendi Gazali:Tapi dia gak mau

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali menyebut Prabowo Subianto pernah ditawarkan untuk menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, Effendi Gazali menyebut Prabowo Subianto menolak tawaran tersebut dengan tujuan tertentu.

Kini, Prabowo Subianto justru menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) di Kabinet Indonesia Maju.

Ini Komentar Ketua DPD Partai Gerindra NTT Soal Prabowo yang Masuk Kabinet Jokowi-Maruf Amin

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Effendi Gazali saat menjadi narasumber dalam acara 'FAKTA' yang diunggah kanal YouTube Talk Show tvOne, Senin (28/10/2019).

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali dalam acara 'FAKTA' TV One
Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali dalam acara 'FAKTA' TV One (Tangkapan Layar YouTube Talk Show tvOne)

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali dalam acara 'FAKTA' TV One (Tangkapan Layar YouTube Talk Show tvOne)

"Ya, ini penting, saya dengar dia (Prabowo) ditawarkan Menko Polhukam," imbuh Effendi.

Namun, Prabowo disebutnya menolak posisi itu dengan tujuan tertentu.

"Tentu lebih tinggi tapi (Prabowo) enggak mau, tidak teknis, tidak memimpin di lapangan, kalau yang ini (Menhan) jelas, real," ujar Effendi.

Ia kembali menyinggung tentang pertahanan kelautan yang bisa menjadi modal Prabowo menjadi presiden di periode mendatang.

Gerindra Kritik Jokowi Meski Prabowo Sudah Masuk dalam Kabinet Sebut Anak Hary Tanoe Ngerti Apa?

"Kalau bisa buat kapal militer yang masuk ke wilayah Indonesia terbirit-birit, sudah jaminan bayang-bayang untuk menjadi presiden itu (Prabowo)," ujarnya.

Effendi lantas menyinggung tentang pertemuan PKS dan NasDem.

"Atau kemudian perlu lah NasDem bertemu PKS untuk melirik-lirik pertemuan nasi uduk di Gondangdia," ungkapnya.

"Menggabung nasi uduk untuk kesuksesan antara kelautan dan keamanan."

Lebih lanjut Effendi juga menyinggung tentang menteri periode 2014-2019 yang kini tak lagi menjabat.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved