Minggu, 12 April 2026

NTT Terkini 

Waipaddi Benderang, Harapan Baru Warga Translok di Momentum Paskah

Melalui kerja keras PT PLN (Persero) UP2K Sumba, infrastruktur kelistrikan kini telah menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit terjamah.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Vice Presiden Pengelolaan Aset Distribusi PLN Sulawesi,Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Putu Putrawan (berdiri) saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan peresmian. 

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA – Bagi warga Dusun Transmigrasi Lokal (Translok), Desa Waipaddi, hari Senin (30/3) bukan sekadar hari biasa.

Hari tersebut menjadi catatan sejarah saat cahaya lampu pertama kali berpijar di rumah-rumah mereka, mengakhiri kegelapan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Peresmian penyalaan listrik ini menjadi kado yang sangat bermakna bagi masyarakat Kecamatan Kodi Bangedo, khususnya dalam menyambut perayaan Paskah.

Melalui kerja keras PT PLN (Persero) UP2K Sumba, infrastruktur kelistrikan kini telah menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit terjamah.

Baca juga: PLN Sukses Kawal Listrik Tanpa Kedip dalam Kunjungan RI-2 dan Festival Paskah Pemuda GMIT

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menyatakan bahwa setiap tiang listrik yang dipancang di wilayah terpencil seperti Waipaddi adalah bentuk komitmen negara dalam mewujudkan keadilan energi.

"Melihat senyum warga saat lampu pertama kali menyala adalah motivasi terbesar kami. Kami di PLN UIW NTT berkomitmen bahwa tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal dalam kegelapan. Listrik di Desa Waipaddi ini adalah mesin penggerak baru; kami ingin melihat ekonomi lokal tumbuh, pendidikan anak-anak meningkat, dan kualitas hidup warga menjadi jauh lebih baik," tegas Eko.

Pembangunan di wilayah ini melibatkan aspek teknis yang signifikan untuk memastikan keandalan pasokan, di antaranya pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 2,4 km, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 6,35 km, serta penempatan satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA.

Dalam seremoni penyalaan, Vice President Pengelolaan Aset Distribusi  PT PLN (Persero) Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, Putu Putrawan, menyampaikan bahwa PLN secara konsisten memperluas akses hingga ke titik terluar.

Hal ini diperkuat oleh Manager UP2K Sumba, A. Iman Krismanto, yang memastikan bahwa pengembangan jaringan akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh masyarakat Sumba dapat menikmati layanan yang setara.

Rasa haru terpancar dari wajah Kepala Desa Waipaddi, Yohanes Japa Loka. Ia mengenang bagaimana warganya selama bertahun-tahun hanya bisa bergantung pada pelita atau penerangan seadanya yang terbatas.

"Hari ini adalah hari baru bagi Desa Waipaddi. Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas perjuangannya membawa tiang dan kabel hingga ke desa kami. Listrik ini bukan hanya tentang lampu yang menyala, tapi tentang masa depan anak-anak kami yang kini bisa belajar dengan terang di malam hari,” ujar Yohanes.

Kehadiran listrik di Desa Waipaddi diharapkan menjadi pemantik bagi munculnya potensi ekonomi baru, mulai dari usaha kecil rumah tangga hingga optimalisasi pengolahan hasil bumi, guna mendorong kesejahteraan yang merata di Kabupaten Sumba Barat Daya. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved