Senin, 27 April 2026

NTT Terkini

Aksi Peduli Lingkungan Warnai Perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra Tingkat Provinsi NTT

Partai Gerindra di Provinsi NTT mencoba menterjemahkan misi besar dari Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Partai dan Presiden ke-8 RI

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/MARIA SELFIANI BAKI WUKAK
PODCAST - Ketua Panitia Perayaan HUT Partai Gerindra ke-18 Tingkat Provinsi NTT Stenly Boymau saat podcast bersama tim Pos Kupang, Kamis (29/1). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Selfiani Baki Wukak 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam rangka memperingati HUT ke-18 Partai Gerindra, panitia HUT tingkat Provinsi NTT akan menggelar aksi peduli lingkungan dan kegiatan Gerindra Berbagi.

Ketua Panitia Perayaan HUT Partai Gerindra tingkat Provinsi NTT, Stenly Boymau mengatakan, tema besar yang diusung dalam perayaan HUT kali ini diterjemahkan ke tingkat daerah.

"Kami menterjemahkan tema besar ke tingkat daerah, tema besar itu kompak, bergerak dan berdampak. Kompak secara organisasi tentunya kita harus kompak, saling sinergi satu sama lain, kemudian kita juga harus bergerak. Yang paling penting itu kita bergerak terus berdampak untuk orang lain dan sesama," jelasnya saat menjadi narasumber dalam Pos Kupang Podcast, Kamis (29/1/2026) kemarin.

Menurutnya, Partai Gerindra di Provinsi NTT mencoba menterjemahkan misi besar dari Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Partai dan Presiden ke-8 Republik Indonesia terkait tema tersebut.

"Kita harus bisa melakukan sesuatu untuk menyelematkan lingkungan, sekecil apa pun juga harus kita lakukan bagaimana cara kita pulihkan kembali lingkungan. Sehingga kita hadirkan program penghijauan dan sebagainya," tambahnya.

Isu lingkungan ini diangkat dikarenakan ada begitu banyak bencana alam terutama banjir yang terjadi akibat penebangan terlalu masih.

Termasuk di wilayah NTT yang sering ditemukannya penjualan kayu-kayu lokal yang diperdagangkan di pinggir jalan dan sudah berbentuk balok maupun sebagainya. 

"Ketika ada orang yang melakukan penebangan untuk memenuhi kebutuhannya, tetapi harus ada upaya untuk penanaman kembali. Upaya untuk memuliakan kembali lingkungan dengan cara penanaman kembali," ungkapnya.

Selain melakukan penanaman anakan, Stenly mengatakan, akan ada intervensi dengan menyiapkan perawatan lanjutan bagi anakan yang sudah ditanam serta adanya dana untuk melaksanakan perawatan lanjutan tersebut.

"Walaupun jumlahnya 1.000 di Kota Kupang, kami memastikan 75 persen itu tumbuh karena kami ada intervensi lanjutan," tuturnya.

Anakan yang ditanam dalam kegiatanan HUT Partai Gerindra ke-18 ini yakni 30 persen terdiri dari anakan penghijauan dan 70 persen anakan produktif.

Anakan tanaman produktif dipilih karena menurut Stenly, saat melakukan aksi penanaman pada waktu dahulu, ia melihat pohon angsana dan evergreen yang memiliki daun lebat. Disitulah muncul ide untuk menanam anakan produktif.

Baca juga: Gerindra NTT Ibadah Natal Bersama, Momentum Menyatukan Kekuatan Kader

Lokasi pemilihan untuk melakukan penanaman anakan pohon ini berada di empat titik yakni di Kelurahan Alak, Kelurahan Oebobi, Daerah Aliran Sungai Liliba dan di Kelurahan Kolhua.

Selain itu, lahan yang dipilih untuk menanam anakan merupakan lahan milik masyarakat yang berkomitmen bersama-sama untuk tidak membangun di lahan yang sudah ditanami.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved