Senin, 20 April 2026

Ende Terkini

Pelajar SMA Katolik Santo Petrus Ende Sehari Jadi Jurnalis Bersama PAWE

Para siswa kemudian dibagi ke dalam tiga kelompok sesuai minat mereka: penulisan berita, reportase audio, dan video jurnalistik

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Pelajar SMA Katolik Santo Petrus Ende saat melakukan praktik wawancara bersama Alosius S. Nofa, guru Bahasa Indonesia dan Ketua PAWE, Dedi Wolo, Rabu (24/7/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE – Suasana berbeda terlihat di SMA Katolik Santo Petrus Ende pada Rabu pagi, 24 Juli 2025. Sebanyak 30 pelajar dari kelas XI dan XII tampak antusias mengikuti pelatihan jurnalistik bersama para wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Ende (PAWE).

Kegiatan bertajuk “Journalist Goes to School” ini merupakan bagian dari program edukatif PAWE untuk memperkenalkan dunia jurnalistik secara langsung kepada pelajar. 

Kegiatan dipusatkan di ruang kelas XII IPA 3 dan berlangsung dalam suasana semangat dan penuh keceriaan.

Pelatihan dibuka dengan sesi perkenalan dari para wartawan PAWE yang menjadi pemateri, antara lain Efrid Bata (NusaPagi.com), Rosa Dalima (RRI Ende), dan Albert Aquinaldo (TribunFlores.com). 

Materi pertama adalah Jurnalistik Dasar oleh Efrid Bata, dilanjutkan Teknik Reportase oleh Rosa Dalima, dan ditutup dengan materi Video Jurnalistik oleh Albert Aquinaldo.

Para siswa kemudian dibagi ke dalam tiga kelompok sesuai minat mereka: penulisan berita, reportase audio, dan video jurnalistik. Dengan pendampingan langsung dari para jurnalis, mereka diajak untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari melalui latihan menulis berita, melakukan wawancara, hingga merekam dan mengedit video sederhana.

Hasil pelatihan membuktikan bahwa siswa-siswi SMA Katolik Santo Petrus memiliki potensi besar di bidang jurnalistik. Beberapa di antaranya berhasil memproduksi karya jurnalistik yang layak, mulai dari naskah berita hingga reportase audio dan video.

Salah satu peserta, Karolina Sintya Turangga dari kelas XI, menulis berita straight news berjudul "PAWE Gelar Pelatihan Jurnalistik di SMA Katolik Santo Petrus Ende" dengan struktur dan gaya penulisan yang baik. 

Dua siswa lainnya dari kelompok audio dan video juga menunjukkan kemampuan yang menjanjikan dalam membuat produk jurnalistik dasar.

Alosius S. Nofa, guru Bahasa Indonesia yang mewakili Kepala Sekolah, menyampaikan apresiasi atas pelatihan ini. Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk membuka wawasan siswa tentang dunia jurnalistik yang selama ini belum banyak dikenal.

Baca juga: Kades Wajakea Jaya di Ende Ungkap Kekuatiran Warga Soal Rencana Pembangunan TPA di Bhoawajo

“Kegiatan ini sangat produktif bagi pengembangan kualitas siswa dalam memahami dasar-dasar jurnalistik,” ujar Alosius.

Sementara itu, Ketua PAWE, Dedi Wolo, menjelaskanm, pelatihan ini dirancang untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia pers sekaligus menanamkan nilai-nilai jurnalisme sejak dini.

“Pelatihan ini sangat penting agar siswa mengenal apa itu jurnalistik dan jurnalis, serta teknik menulis berita. Kami berharap akan lahir jurnalis-jurnalis muda dari sekolah ini,” ungkap Dedi.

Sebagai bentuk apresiasi, PAWE juga menyerahkan sertifikat kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan. Para siswa pun berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut, agar lebih banyak pelajar mendapat kesempatan belajar langsung dari para profesional media.

“Saya sangat senang dan berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi. Kami jadi tahu bagaimana rasanya jadi jurnalis,” ujar Karolina Sintya. 

Selain di SMA Katolik Santo Petrus Ende, PAWE dalam rancangannya juga bakal menyasar salah satu sekolah swasta di Kabupaten Ende yakni SMA Alsiora serta beberapa SMA swasta lainnya. (bet)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved