Ende Terkini
Viral di Media Sosial, Polisi Panggil Direktur OMC Ende
Pemanggilan ini dilakukan seiring dengan semakin banyaknya aduan dan ramainya perbincangan publik di media sosial terkait aktivitas OMC
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE - Kasus dugaan investasi bodong berbasis aplikasi OMC (Omnicom) di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, kini memasuki babak baru.
Kepolisian Resor (Polres) Ende akhirnya memanggil SM alias T, yang diduga menjabat sebagai Direktur OMC Cabang Ende, untuk dimintai keterangan atas dugaan keterlibatannya dalam kasus tersebut, Jumat (11/7/2025) sore.
Pemanggilan ini dilakukan seiring dengan semakin banyaknya aduan dan ramainya perbincangan publik di media sosial terkait aktivitas OMC yang diduga menghimpun dana masyarakat secara ilegal, tanpa izin resmi dari Bank Indonesia. Kasus ini bahkan disebut telah meresahkan warga di Kabupaten Ende, Nagekeo, hingga daratan Sumba.
SM alias T dijadwalkan untuk hadir memenuhi panggilan penyidik pada Senin, 14 Juli 2025, pukul 09.00 WITA, di Ruang Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), Satuan Reskrim Polres Ende.
Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika, S.H., S.I.K., M.H melalui Kasi Humas Polres Ende, Ipda Heru Sutaban kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (11/7/2025) malam, memastikan sejauh ini belum ada laporan dari para pihak yang merasa dirugikan atas kasus dugaan investasi bodong berbasis aplikasi OMC (Omnicom) yang kini tengah jadi bahan perbincangan netizen baik di Ende maupun Nagekeo.
"Kalau melihat surat ini, belum ada LP terkait kasus tersebut (OMC), atas berita / informasi adanya dugaan tindak pidana, Polri bisa melakukan penyelidikan terlebih dahulu, untuk mengetahui ada/tidak nya pelanggaran pidana," jelas Ipda Heru.
Pada kesempatan itu, Ipda Heru Sutaban juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Ende, agar lebih bijak dalam bermedsos, tidak mudah terprovokasi, tidak juga turut menyebarkan berita hoax dan tidak mudah tertipu oleh penawaran baik itu jual beli dengan harga murah maupun investasi yang menggiurkan.
"Apabila ada masyarakat yang merasa dirugikan, silahkan melapor ke Polres Ende/kantor kepolisian terdekat, jangan main hakim sendiri apalagi sampai melakukan penjarahan/ pencurian ataupun tindak Pidana lainnya," imbau Ipda Heru. (bet)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Unflor Cetak Sejarah, Prof Natsir Kotten Dikukuhkan sebagai Guru Besar Pertama |
|
|---|
| Kasus Bundir Pelajar di Ende Meningkat, Fraksi Golkar Megy Sigasare Ajak Warga Lakukan Hal Ini |
|
|---|
| Pesan Khatib Utama Salat Ied di Ende: Musuh Kemanusiaan Paling Nyata adalah Hilangnya Rasa Peduli |
|
|---|
| Satlantas Polres Ende Sigap ke Longsor di KM 16 Trans Flores |
|
|---|
| Polres Ende Musnahkan 10.650 Liter Moke Hasil Operasi 2025–2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kasi-Humas-Polres-Ende-Ipda-Heru-Sutaban-1234.jpg)