Wisata NTT

Wisata NTT,  Destinasi  Air Panas Blidit, Tempat Wisata untuk Menikmati Akhir Pekan di Sikka 

Kabupaten Sikka tidak hanya memiliki pantai-pantai yang indah, tetapi juga  spot lain seperti sumber mata air panas

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
(KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS)
Air panas Blidit di Desa Egon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, NTT. 

POS KUPANG.COM -- Kabupaten Sikka tidak hanya memiliki pantai-pantai yang indah, tetapi juga  spot lain seperti sumber mata air panas .

Salah satu pesona alam di Kabupaten Sikka adalah air panas Blidit. Air panas Blidit ini terletak di antara Desa Egon Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka

Tepatnya, berada di tengah hutan lindung Egon Ilinmedo.  Udara di sekitar air panas ini begitu dingin tetapi menyegarkan. 

Sebelum menyeburkan diri ke dalam kolam air panas Blidit, pengunjung bisa berswafoto di sekitar dengan pemandangan pepohonan hijau dan rindang. 

Dan, air panas Blidit juga begitu jernih, sehingga membuat siapapun tidak sabar ingin menyeburkan diri ke kolam. 

Merasakan hangatnya air yang mengalir dari tengah hutan, tubuh pasti segar bugar usai berendam di tempat ini. 

Baca juga: Wisata NTT,  Liburan ke Labuan Bajo Inilah 15 Tempat Wisata Favorit Dari Bukit Hingga Pantai Eksotis

 Kolam air panas Blidit ini masih sangat alami. Tidak tercemar, bersih tanpa sampah.  Kumis Tatois , seorang pemandu lokal asal Maumere mengaku sudah sering membawa wisatawan berkunjung ke Air Panas Blidit . Menurutnya, sudah banyak wisatawan mancanegara dan domestik mengunjungi Air Panas Blidit

 "Wisatawan senang kunjung ke sini karena alam yang masih alami dan asri. Air panas ini juga sangat bersih. Sungguh menyegarkan saat berenang di sini," tutur Kumis kepada Kompas.com.

Kumis mengungkapkan, tempat wisata air panas Blidit cukup ramai dikunjungi wisatawan pada akhir pekan dan hari libur.  

Ke depan, ia berharap pemerintah bisa memperhatikan infrastruktur jalan menuju air panas Blidit untuk menarik perhatian wisatawan. 

 "Jujur saja, kalau jalan tembus ke sini sudah aspal dan tempat ini ditata baik, pasti banyak orang datang ke sini," harap Kumis.  

Kumis mengaku, selama ini, ia dan kawan-kawan pelaku wisata berusaha mempromosikan air panas Blidit di media sosial. 

Dari Maumere, ibukota Kabupaten Sikka, wisatawan bisa menempuh perjalanan sejauh 30 kilometer. Jarak itu bisa ditempuh sekitar 30 hingga 40 menit. 

Di ruas jalan Trans Flores, Maumere-Larantuka, tepatnya di pertigaan Desa Egon, ada papan informasi dan penunjuk arah bertuliskan "Air Panas Blidit". 

Dari situ wisatawan melintasi jalan beraspal sepanjang tujuh kilometer. Di penghujung aspal, pengunjung memarkir kendaraan di area parkir yang sudah disiapkan. 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved