Rote Ndao Terkini

Bupati Rote Ndao Surati Gubernur NTT Minta Penambahan Kuota Pengiriman Ternak Besar ke Luar NTT

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk mengambil langkah untuk menyampaikan surat permohonan penambahan alokasi kuota pengiriman ternak besar kepada Gubernur

POS-KUPANG.COM/MARIO GIOVANI TETI
KEPALA DINAS - Kepala Dinas Peternakan Rote Ndao, Herman Haning. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk mengambil langkah untuk menyampaikan surat permohonan penambahan alokasi kuota pengiriman ternak besar kepada Gubernur NTT untuk diberikan alokasi tambahan sebanyak 3.000 ekor. 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao, Herman Haning, di ruang kerjanya, Kamis (19/6). 

Ia mengaku, Surat Bupati tersebut telah disampaikan kepada Gubernur NTT pada 20 Mei 2025 lalu. 

"Pak Bupati juga sudah kontak langsung Pak Gubernur dan ada sinyal positif. Jika Rote Ndao dapat tambahan kuota 50 persen saja, maka ini sangat membatu pengusaha yang saat ini minta izin pengiriman, juga peternak dengan sendirinya mendapat tambahan penghasilan," ucap Herman.

Ia menerangkan, untuk hewan yang akan dijual keluar NTT, maka posisi Dinas Peternakan Rote Ndao hanya pemberi rekomendasi, sementara izinnya dari Provinsi dan jika kuotanya sudah habis, maka tentunya di Provinsi tidak diberikan izin.

Namun, katanya, apabila ternak itu hanya dalam provinsi, seperti untuk disembelih dalam acara syukuran keluarga dan lain-lain, maka cukup Dinas Peternakan Rote Ndao bisa keluarkan izin langsung.

"Mekanisme ini harus dipahami benar oleh pengusaha maupun perorangan. Ini bukan maunya kami di dinas, kuota ini diberikan oleh Provinsi dengan mempertimbangkan populasi ternak setempat. Jadi tak semata-mata kita ada ternak langsung bisa dikeluarkan, jangan bernarasi seolah-olah dipersulit kepala dinas," lugas Herman.

Perihal alokasi kuota dan realisasi pengiriman ternak besar ke luar pulau, Herman menerangkan, untuk tahun 2025 kuota sebanyak 2.950 ekor, terdiri dari Sapi 2.800, Kerbau 100 dan Kuda 50 ekor.

Dari kuota 2.950 ekor itu, kata dia, jika dibagikan secara merata kepada delapan perusahaan yang terdaftar di Kabupaten Rote Ndao, satu perusahaan hanya dijatah 360 ekor saja. Dan, kalau kuota itu diambil, maka bisa saja Bulan April atau Mei kuotanya sudah habis.

Herman meminta pengusaha dan peternak Rote Ndao bersabar. Menurutnya, komunikasi Bupati Rote Ndao yang cair dengan Gubernur NTT bahkan Menteri, dipastikan akan mendapat penambahan kuota pengiriman ternak besar. (rio)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved