Sabtu, 11 April 2026

Makan Bergizi Gratis

SPPG di Tangerang Selatan bagi MBG Bahan Mentah ke Siswa

Meski demikian, pihak SPPG belum memerinci sekolah mana saja yang menerima MBG tersebut.  

Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM
Ilustrasi - Menu makan program makan bergizi gratis (MBG) di Tangerang Selatan. 

POS-KUPANG.COM, TANGERANG - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mualaf Indonesia Timur (Yasmit) Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel) membagikan Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk bahan mentah kepada siswa.

MBG bahan mentah itu dibagikan SPPG Yasmit di 18 sekolah yang berada di wilayah itu. Meski demikian, pihak SPPG belum memerinci sekolah mana saja yang menerima MBG tersebut.  

"Saat ini ada 18 sekolah. Total penerima ada 4.075 siswa," kata Kepala SPPG Yasmit Ciputat Timur, A Basiro dikutip dari Kompas.com, Rabu (18/6/2025).

Basiro menjelaskan, pihaknya memberikan MBG bahan mentah karena saat ini siswa sedang libur, atau menjalani class meeting, atau ujian.

"Terkait menu MBG di SPPG Kota Tangerang Selatan-Cempaka Putih yang viral, beras diberikan dalam bentuk mentah agar dapat dibawa pulang dan disimpan lebih lama," ujar dia.

Dia menyebut, paket MBG harus tetap disampaikan meskipun kegiatan belajar mengajar (KBM) sedang tidak berlangsung seperti biasa.

"Arahan dari pusat untuk tetap memberikan paket makanan, bisa seperti Ramadan kemarin dengan kreativitas masing-masing Kepala SPPG dan ahli gizi," kata dia.  

Meski demikian, Basiro mengaku tidak menggunakan makanan kemasan. Hal ini untuk menghindari penggunaan bahan pengawet, pewarna, dan pemanis buatan, serta meminimalisir konsumsi ultra-processed food.

Menurut Basiro, pihaknya memberikan makanan real food yang lebih sehat dan alami.

"Beras diberikan mentah agar bisa dimasak sendiri di rumah sesuai kebutuhan. Sedangkan lauk pauk sudah disiapkan dalam kondisi matang," terang dia.

Basiro menambahkan, pihaknya juga menghindari penggunaan makanan beku karena khawatir siswa lupa menyampaikannya kepada orangtua, sehingga bisa menyebabkan makanan basi dan tidak dapat dikonsumsi.

"Mengingat sekolah sudah libur, class meeting pulang awal. Guru-guru pun tidak menyanggupi, hingga wali murid yang mewakili anaknya mengambil ke sekolah," tuturnya.

Sebelumnya, menu MBG di Tangerang Selatan viral di media sosial karena dibagikan dalam bentuk mentah. Dalam unggahan Instagram @indotoday, terlihat paket MBG berisi beberapa buah jeruk dan pisang, serta sejumlah kantong plastik yang diduga berisi beras, ikan asin, telur puyuh, dan kacang tanah. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved