Putra Nagekeo FA dan Tunas Muda Juara Liga Anak Indonesia Qristimewa Regional NTT

Tunas Muda Kota Kupang berhasil menjadi juara setelah menaklukkan Bouyant dalam laga final dengan skor 2-1.

Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/EUGENIUS BORO
SERAHKAN PIALA - Kepala UPTD Sarana dan Prasarana Olahraga Dispora NTT, Dr. Frans Sales menyerahkan piala serta uang hadiah juara 1 kategori usia 12 kepada captain tim Putra Nagekeo, Minggu (1/6/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Kompetisi Liga Anak Indonesia Qristimewa Regional Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi ditutup di Stadion Oepoi Kupang, Minggu (1/6/2025). Turnamen yang mempertemukan talenta-talenta muda sepak bola dari berbagai kabupaten/kota di NTT ini berakhir dengan sukses, ditandai dengan lahirnya para juara di masing-masing kategori usia.

Pada kategori U-12, tim Putra Nagekeo Football Academy B keluar sebagai juara 1, setelah menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen. Mereka mengungguli Rendu United, yang harus puas sebagai runner-up. Sementara itu, di kategori U-10, Tunas Muda Kota Kupang berhasil menjadi juara setelah menaklukkan Bouyant dalam laga final dengan skor 2-1.

Dengan hasil ini, Putra Nagekeo FA dan Tunas Muda akan menjadi wakil NTT pada Liga Anak Nasional yang akan digelar di Lapangan Pancoran, Jakarta, pada 1–4 Juli 2025. Kedua tim diberi waktu dua minggu untuk memastikan kesiapan mereka sebelum bertolak ke Jakarta.

Selain penghargaan tim, ajang ini juga menobatkan pencetak gol terbanyak dari masing-masing kategori:

Top Skor U-12: Gideon Kesu (12 gol) dari Putra Nagekeo B
Top Skor U-10: Beckam (10 gol) dari Klub Bouyant Private 

Turnamen ditutup Kepala UPTD Sarana dan Prasarana Olahraga Dispora NTT, Dr. Frans Sales. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan besar terhadap generasi muda sepak bola NTT.

“Selamat untuk tim-tim yang sudah bertanding. Yang kalah jangan putus asa dan terus berlatih. Bagi yang menang, persiapkan diri untuk kompetisi selanjutnya di Liga Nasional,” ujar Frans.

“Anak-anak ini adalah leading sektor yang menjadi bekal untuk masa depan NTT. Konsep pembinaan kita ke depan dimulai dengan talenta yang baik. Bersama masyarakat dan pemerintah, kita akan mendesain kompetisi yang baik sesuai pola usia. Ini adalah tanda awal kebangkitan sepak bola NTT mulai dari usia dini,” ujarnya

Deden Dion, pelatih Putra Nagekeo FA U-12, mengungkapkan kebanggaannya atas hasil yang diraih anak asuhnya.

“Liga anak ini sangat luar biasa. Walaupun pesertanya belum terlalu banyak, tetapi tidak menurunkan semangat panitia. Kami merasa senang, bangga, dan gembira. Hasil ini bukan hasil yang tiba-tiba kami raih, semuanya melalui proses panjang. Kami rutin latihan di SSB setiap Senin, Rabu, dan Jumat,” ungkapnya kepada Pos Kupang.

Terkait rencana menuju Liga Nasional, Coach Deden menegaskan kesiapannya: “Kami pastikan akan terlibat. Sepulang dari Kupang, kami akan mempersiapkan tim untuk tampil di Jakarta,” ujarnya.

Putra Nagekeo FA sendiri merupakan sekolah sepak bola yang bermarkas di Kabupaten Nagekeo, yang membina pemain dari usia 8 hingga 17 tahun.

Sementara itu, Tunas Muda Kota Kupang mencatatkan prestasi membanggakan usai menang 2-1 atas Bouyant A di partai final U-10. Achmad Sudeyersa, pelatih kepala Tunas Muda U-10, menyampaikan rasa syukurnya:

“Hasil tadi kami bermain lumayan bagus. Kami mendapat keberuntungan dan memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Ini suatu kebanggaan buat kami bisa mewakili NTT,” kata Ahmad.

Mengenai target di level nasional, Coach Achmad menekankan pentingnya pengalaman

“Kami akan mempersiapkan tim ini lebih baik lagi. Tidak ada target khusus, yang penting anak-anak mendapatkan pengalaman karena bisa bermain di luar NTT.”  (uge)

 

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved