Sabtu, 18 April 2026

Kota Kupang Terkini

Umat Paroki Santo Fransiskus dari Assisi di BTN Kolhua Rayakan Hari Kenaikan Yesus Kristus

Dikatakan, Kisah Para Rasul 1:1-11 menghadirkan sebuah gambaran yang kuat sekaligus menyentuh. Ketika para murid berdiri terpaku menatap ke langit.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/PETRUS CHRISANTUS GONSALES
Misa kedua Hari Kenaikan Tuhan di Gereja St. Fransiskus dari Assisi di BTN Kolhua, Kota Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Umat Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua, Kota Kupang merayakan Hari Kenaikan Yesus Kristus di Gereja St. Fransiskus dari Assisi Kolhua, Kota Kupang, pada Kamis (29/5/2025).

Pada misa kedua, perayaan ekaristi dipimpin Romo Leo Mali, Pr. Misa dimulai dari pukul 08.00 WITA sampai pukul 09.20 WITA.

Dalam homilinya, Romo Leo Mali menyampaikan pesan kepada umat yang hadir untuk memaknai kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke Surga, seperti yang tertulis dalam Kisah Para Rasul 1:1-11

“Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri menatap ke langit?” kata Romo Leo, mengutip ayat dalam Kisa Para Rasul.

Dikatakan, Kisah Para Rasul 1:1-11 menghadirkan sebuah gambaran yang kuat sekaligus menyentuh. Ketika para murid berdiri terpaku menatap ke langit. Mereka terperangah oleh kedahsyatan momen ilahi itu.

Sang Guru yang selama ini menuntun mereka, menyembuhkan yang sakit, memberi makan yang lapar, dan mengajar dengan kuasa penuh kasih, bahkan membangkitkan yang mati kini perlahan-lahan naik dan lenyap dari pandangan.

"Iman adalah keberanian untuk tetap tinggal, untuk tetap tinggal di dunia yang rapuh ini, dengan harapan dan misi yang teguh. Para murid tidak dianjurkan untuk ikut naik ke surga," tegas Romo, dalam homilinya.

Disampaikan, perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus menjadi ajakan kepada umat untuk kembali menyelaraskan arah pandangannya.

Baca juga: 30 Pasangan Ikut Nikah Massal di Paroki Santo Fransiskus Assisi Kolhua

"Tidak hanya ke atas, tetapi juga ke sekeliling, ke bawah, ke dunia yang nyata," ujar Romo Leo. Lebih lanjut, Romo Leo mengatakan saat ini di media-media sosial banyak ditemukan renungan-renungan tentang iman yang bagus dan menyentuh hati. Tapi semua dilakukan hanya untuk mendapatkan viewer.

"Tidak cukup semua ini, kita harus menghidupi iman kita  dalam tindakan. Dalam keluarga, kita menjadi saksi lewat kasih yang setia. Di masyarakat, kita menjadi saksi lewat kejujuran dan tanggung jawab," ujar Romo Leo.

Disaksikan POS-KUPANG.COM misa kedua perayaan hari Kenaikan Tuhan berlangsung khidmat. Dipadu suara merdu kor dari umat KUB St. Arnoldus Yansen. (moa)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved