Sabu Raijua Terkini
Tingkatkan Kualitas Layanan pada Objek Wisata, Dinas Pariwisata Sarai Gelar Bimtek Pengelolaan
Menurut Arny, dengan pengelolaan yang tepat, sektor pariwisata berpotensi besar menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
PPS-KUPANG.COM, SEBA - Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pada objek wisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sabu Raijua menggelar kegiatam bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan objek wisata.
Kegiatan itu diikuti oleh 60 orang terdiri dari juru pelihara obyek wisata, juru pelihara situs budaya dan kelompok sadar wisata yang berlangsung di Taman doa Aula Skeber selama dua hari yaitu tanggal 24 dan 26 Mei 2025.
Kepala Bidang Pariwisata, Arny Ie, SH mengatakan, Kabupaten Sabu Raijua merupakan salah satu daerah di NTT yang memiliki potensi pariwisata yang luar biasa keindahan alamnya yang masih alami, kekayaan budaya lokal yang unik, serta nilai-nilai kearifan lokal yang masih kuat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembangan sektor pariwisata.
"Hingga saat ini pengelolaan obyek wisata di Sabu Raijua masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain belum optimalnya kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan obyek wisata serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya pelayanan prima, standar kebersihan dan keberlanjutan lingkungan," ungkap Arny.
Menurut Arny, dengan pengelolaan yang tepat, sektor pariwisata berpotensi besar menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Baca juga: Harga Cabai di Pasar Nataga Sabu Raijua Capai Rp 120 Ribu per Kilogram
"Wisata tidak hanya menjadi sektor hiburan, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat identitas budaya daerah," ujarnya.
Melalui kegiatan bimtek tersebut, kata Arny, dibarapkan agar bisa meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia pariwisata dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pada obyek wisata.
Selain itu, kata dia, dihatapkan juga agar peserta dapat memahami prinsip-prinsip sapta pesona dalam menciptakan lingkungan wisata yang aman, tertib, dan menarik.
"Tentu kita harapkan agar bimtek ini bisa mengembangkan strategi promosi dan pelayanan wisata untuk menarik lebih banyak pengunjung dan memberikan pemahaman tentang manajemen pengelolaan obyek wisata yang efektif dan efisien," pungkasnya. (mey)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/WISATAWAN-BIMTEK.jpg)