Warga TTU Tewas Terseret Banjir
Kepala Desa Lanaus Sebut Korban Terseret Banjir Saat Pulang dari Kebun Bersama Ibunya
Meskipun demikian, korban tidak mendengar dan langsung menyeberang. Seketika korban kemudian hanyut terbawa arus banjir
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kepala Desa Lanaus, Anselmus Hanoe mengatakan, korban Gaudensiana Saijao terseret banjir di Kali Opo saat pulang dari kebun bersama ibunya Agnes Bona (68) pada Selasa (6/5/2025), pukul 16.00 WITA.
Dikatakan Anselmus, kebun milik orang tua korban terletak cukup jauh yakni di Desa Keun, Kecamatan Insana. Untuk kembali ke rumah di Desa Lanaus, mereka harus melewati salah satu kali yang kerap kali terjadi banjir jika hujan lebat mengguyur wilayah itu.
Ketika kembali ke rumah mereka, lanjutnya, korban berjalan mendahului ibunya. Saat itu sedang terjadi banjir bandang di Kali Opo lantaran hujan lebat baru saja mengguyur wilayah itu.
Ketika tiba di Kali Opo, korban terlebih dahulu menyeberangi kali tanpa menunggu ibunya. Saat korban menyeberangi kali, ibu korban sempat memanggil korban untuk menyeberang bersama-sama.
Meskipun demikian, korban tidak mendengar dan langsung menyeberang. Seketika korban kemudian hanyut terbawa arus banjir.
Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Perempuan Asal Desa Lanaus Ditemukan Meninggal Dunia Terseret Banjir
Ibu korban yang melihat insiden ini berteriak histeris dan meminta tolong.
Sebelumnya diberitakan, Naas Dialami seorang perempuan bernama Gaudensiana Saijao (27). Warga Manumuti, RT 009/003, Desa Lanaus Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT ini ditemukan meninggal dunia usai terseret banjir pada, Selasa tanggal 06 Mei 2025, pukul 16.00 WITA.
Berdasarkan informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, korban ditemukan meninggal dunia di Kali Oekato, Desa Susulaku A, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU pada Rabu, 7 Mei 2025 sekira pukul 07.00 WITA. Jenazah korban ditemukan oleh seorang warga setempat.
Jenazah ditemukan di daerah aliran sungai dengan posisi terlentang tanpa busana. Sementara rambut korban tersangkut di ranting-ranting pohon di atas pasir tepat di pinggir Kali Oekato.
Korban dikabarkan terseret arus banjir saat hendak pulang dari kebun mereka yang terletak di Desa Keun Kecamatan Insana ke rumah mereka di Manumuti, Desa Lanaus. (bbr)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.