Wapres Gibran Kunjungi NTT
Wapres RI Kunjungi NTT, Wakil Ketua DPRD NTT Sebut Menggembirakan dan Positif
Wakil Ketua DPRD NTT, Fernando Jose Osorio Soares menyatakan kegembiraannya atas kehadiran putera sulung Presiden ke 7 Indonesia, Joko Widodo
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selama dua hari tanggal 6-7 Mei 2025.
Mantan Wali Kota Solo itu memulai lawatannya di Kabupaten Sikka, kemudian ke Nagekeo meninjau Bendungan Mbay dan melanjutkan perjalanan ke Kupang, Ibu kota Provinsi NTT.
Wakil Ketua DPRD NTT, Fernando Jose Osorio Soares menyatakan kegembiraannya atas kehadiran putera sulung Presiden ke 7 Indonesia, Joko Widodo ke Provinsi NTT.
"Dengan datangnya pemimpin negara ke daerah kita tentu ini adalah hal yang menggembirakan dan positif. Karena beliau akan melihat langsung masalah-masalah di daerah kita," kata Fernando Soares, Selasa (6/5/2025) di kantor DPRD NTT.
Sekretaris DPD Gerindra NTT itu berkata, dengan hadirnya Wapres Gibran ke NTT maka berbagai kendala bisa dilihat langsung oleh seorang pemimpin.
Baginya itu merupakan sesuatu yang baik dan pasti mendapat dukungan pemerintah pusat.
Baca juga: Kepsek SDI Kaniti Kabupaten Kupang Sebut Kehadiran Wapres Gibran Bentuk Keajaiban Tuhan
"Dengan begitu, melihat kendala, masalah yang didapat di daerah kita, dengan kewenangan yang beliau miliki, dengan cepat memberikan bantuan atau dukungan kepada kita melalui kementerian," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Agus Nahak mengatakan, kunjungan itu sebagai bentuk kepedulian dari seorang pemimpin. Paling tidak, akan ada dampak ikutan pasca kunjungan itu.
Politikus Golkar itu mengatakan, NTT dengan berbagai potensi sumber daya alam, perlu dikelola dengan baik, termasuk lahan pertanian yang belum banyak dimanfaatkan.
"Misalnya alsintan. Kita punya lahan pertanian begitu banyak, kalau tidak dibantu dengan peralatan sulit tentunya," kata Agus Nahak.
Dia menyebut ini merupakan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai kekurangan dan kendala yang dihadapi, langsung kepada pemimpin bangsa.
Agus Nahak meminta pemerintah daerah tidak perlu malu menyampaikan berbagai hak kebutuhan. Sebab, kunjungan dan pertemuan itu bisa langsung ditindaklanjuti melalui Kementerian teknis atas arahan Wapres.
Baca juga: Menunggu di Pintu Masuk Bendungan Mbay, Warga Ingin Lihat Langsung Wajah Wapres Gibran
"Jadi tidak melalui Dirjen, ini itu lagi. Ini langsung," kata dia.
Hal ini juga seperti keberadaan bendungan yang sudah dibangun masa Presiden Joko Widodo. Infrastruktur ini harus digunakan untuk kepentingan masyarakat, terutama pengairan ke lahan pertanian.
Untuk itu, kata Agus Nahak, pemerintah bisa meminta dukungan langsung ke Wapres agar mulai dibangun sambungan irigasi dari bendungan ke lahan pertanian.
"Sehingga tujuan bendungan untuk irigasi itu benar-benar dipakai," kata Agus Nahak. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.