NTT Terkini

Toko Oleh-oleh Khas NTT Bu Pardi, Surga UMKM dari Pelosok Timur Indonesia

Zarra aktif mengikuti berbagai event promosi seperti Dekranasda demi terus memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/TARI RAHMANIAR ISMAIL
OLEH-OLEH KHAS - Toko Oleh-oleh Khas NTT Bu Pardi yang terletak di Jl Timor Raya, Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang 

Laporan reporter POS-KUPANG. COM/TARI

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Di tengah geliat usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terus berkembang di Indonesia Timur, hadir sebuah oase budaya dan cita rasa lokal.

Toko Jajanan Oleh-oleh Khas Kupang, yang berdiri sejak tahun 2023 di Jl. Timor Raya, Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Dibalik toko ini ada sosok Zarra Zettina, pelaku UMKM yang tak hanya berjualan, tetapi juga membawa semangat pemberdayaan dan cinta terhadap budaya Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Di tokonya, pengunjung akan menemukan lebih dari sekadar jajanan – ada cerita, ada tangan-tangan kreatif dari pelosok, dan ada dedikasi untuk menjadikan produk lokal mendunia.

“Toko ini bukan hanya menjual makanan, tapi memperkenalkan NTT lewat rasa dan rupa,” ujar Zarra dengan bangga.

Baca juga: Wisata NTT,  Liburan ke TN Komodo, Jangan Lupa Bawa Pulang Oleh-oleh Ada Kaus hingga Pajangan 

Produk yang ditawarkan mencakup makanan khas seperti Pie Kelor, Sambal Luat, dan Kacang Mete Flores, hingga aksesoris, pakaian, dan tas unik dari kain tenun khas NTT.

Harga pun ramah kantong, mulai dari Rp7.000 untuk aksesoris, hingga ratusan ribu rupiah untuk produk fashion dan oleh-oleh premium.

Menariknya, sekitar 80 persen produk di toko ini dibuat sendiri atau melalui kolaborasi dengan ibu-ibu penjahit dan pengrajin dari berbagai daerah, seperti Ende, Bajawa, dan Labuan Bajo. 

“Saya pesan kain dari ibu-ibu, lalu kami desain jadi tas, sandal, dan lainnya. Butuh 50 sampai 100 lembar kain tiap produksi,” jelas Zarra.

Tak hanya menjual, ia juga menciptakan. Enam jenis makanan khas yang tersedia di toko merupakan hasil resep orisinalnya, diproduksi bersama para ibu rumah tangga di sekitar. Sementara produk dari UMKM lain wajib lolos uji rasa, bersertifikasi halal, BPOM, dan aman dikonsumsi.

Yang membuat toko ini berbeda dari pusat oleh-oleh lainnya adalah pendekatannya yang menyeluruh. 

Baca juga: Oleh-Oleh Khas NTT Makin Dikenal Seluruh Nusantara Lewat Pintukoe

“Kami tidak hanya jual jajanan, tapi semua yang menggambarkan NTT, dari rasa, warna, motif, hingga cerita di balik produk,” tambah Zarra.

Meskipun menghadapi tantangan seperti infrastruktur yang belum optimal dan menurunnya jumlah wisatawan karena efisiensi anggaran, toko ini tetap eksis.

Zarra aktif mengikuti berbagai event promosi seperti Dekranasda demi terus memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved