Makan Bergizi Gratis
Deretan Kasus Dugaan Keracunan MBG di Indonesia
Sejumlah siswa di beberapa daerah lain pernah mengalami gejala keracunan, diduga akibat mengonsumsi MBG.
Kepala sekolah SDN 2 Alaswangi, Sariful Hayat mengungkapkan, pihak sekolah menerima laporan dari orang tua murid mengenai kondisi anak-anak mereka, Rabu (19/2/2025) sore.
"Berdasarkan laporan orang tua, gejala mulai muncul pada pukul 15.00, ada juga yang melaporkan malam hari, bahkan ada yang baru merasakan keesokan paginya," jelas Sariful via Kompas.com, Jumat (21/2/2025).
Sariful menegaskan, semua siswa yang mengalami gejala telah mengonsumsi MBG di siang hari.
Para korban lantas dibawa ke Puskesmas Menes untuk mendapatkan perawatan hingga sembuh dan dapat kembali ke sekolah.
Sementara itu, pihak yayasan penyedia makanan dalam program tersebut mengklaim bahwa seluruh proses pembuatan hingga pendistribusian makanan telah diawasi langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Sukoharjo
Kompas.tv memberitakan, sebanyak 40 siswa SD Negeri Dukuh 03 di Sukoharjo diduga mengalami keracunan usai menyantap menu MBG, Kamis (16/1/2025).
Kepala Puskesmas Sukoharjo Kota, Kunari Mahanani mengungkapkan, para siswa mengalami pusing, mual hingga muntah, tetapi tidak sampai dirujuk ke rumah sakit.
Menurut pengelola Satuan Pelaksanaan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Kodim 0726/Sukoharjo, Kunari mengaku bahwa menu ayam yang disajikan kurang matang.
Lantas, menanggapi hal ini, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan, kasus itu murni permasalahan teknis dan langsung tertangani.
“Tertangàni dengan cepat dan kemarin sebentar sudah beraktivitas normal. Murni masalah teknis dan sudah menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan-perbaikan,” ujarnya melalui layanan pesan pada jurnalis KompasTV, Frisca Clarissa, Kamis malam. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-pelaksanaan-program-Makan-Bergizi-Gratis.jpg)