Uskup Petrus Turang Wafat

Suasana Haru Antar Mgr. Petrus Turang ke Peristirahatan Terakhir 

Setelah penghormatan terakhir dari perwakilan pemerintah dan keluarga selesai, peti jenazah Mgr Petrus Turang ditutup. Suasana yang begitu mengharukan

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN
Prosesi pemakaman Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr. (8/4/2025) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Suasana haru menyelimuti Gereja Katedral Paroki Kristus Raja, Kota Kupang, saat ribuan umat Katolik mengantarkan Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr Petrus Turang, Pr., menuju tempat peristirahatan terakhirnya pada Selasa (8/4/2025) pagi. 

Prosesi pemakaman yang dimulai pukul 09.00 wita menjadi momen penuh duka sekaligus harapan bagi umat yang hadir.

Setelah penghormatan terakhir dari perwakilan pemerintah dan keluarga selesai, peti jenazah Mgr Petrus Turang ditutup. Suasana yang begitu mengharukan. 

Peti jenazah kemudian diusung keluar gereja menuju lokasi pemakaman di samping makam Mgr. Gregorius Manteiro, SVD, diiringi doa dan nyanyian rohani yang menggema.

Di depan makam, Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, memimpin doa penyerahan dengan penuh khidmat. 

“Menghadap hadirat-Mu dengan sedih kami berdiri di sini untuk memberikan dan menyerahkan Mgr. Petrus Turang ke dalam makam. Namun dengan penuh harapan kami menantikan kebangkitan, sebab Yesus telah bangkit sebagai yang pertama dari antara orang-orang mati," ucap Mgr. Hironimus.

“Maka kasihanilah dia ya Tuhan, kasihanilah dia dan terimalah dia dalam pelukan cinta-Mu dengan pengantaran Kristus Tuhan kami. Amin. Tuhan Yesus Kristus, Engkau sendiri berbaring dalam makam selama tiga hari. Kami mohon sucikanlah makam ini agar hamba-Mu Mgr. Petrus Turang yang kami kasihi bisa beristirahat di sini, dan akhirnya bangkit bersama Engkau ya Allah," lanjutnya.

Dengan suara yang teguh, Mgr. Hironimus menutup doa, “Di hadapan hadirat-Nya dan asalnya kita serahkan kembali kepada tanah, tetapi kita percaya bahwa Yesus akan mengubah tubuh yang fana ini menjadi serupa dengan tubuh-Nya yang mulia. Semoga Tuhan menerima dia dalam damai dan membangkitkannya untuk kehidupan yang kekal. Semoga Uskup Petrus Turang memasuki hidup abadi dengan membawa kemenangan dalam Kristus, dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.”

Baca juga: 8 Uskup Pimpin Misa Pemakaman Uskup Emeritus Mgr. Petrus Turang

Saat peti jenazah diturunkan ke dalam makam, umat yang hadir tampak menundukkan kepala dalam doa.

Meski duka menyelimuti, doa-doa yang dipanjatkan membawa pesan harapan akan kebangkitan dan kehidupan kekal, sebagaimana yang diyakini dalam iman Kristiani. 

Prosesi pemakaman ini tidak hanya menjadi perpisahan, tetapi juga perayaan atas kehidupan dan pengabdian Mgr. Petrus Turang bagi gereja dan umatnya. (uan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved