Nasional Terkini

Prabowo Beli 1.000 Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus di Majalengka

Presiden Prabowo membeli 1.000 ekor burung hantu untuk mengatasi hama tikus bagi petani di Majalengka

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/HO-KEMENTAN
PANEN RAYA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung Panen Raya Nasional di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Prabowo berencana membeli 1.000 burung hantu untuk mengatasi hama tikus di Majalengka. 

POS-KUPANG.COM, MAJALENGKA - Presiden Prabowo Subianto membantu membeli 1.000 ekor burung hantu untuk mengatasi hama tikus bagi petani di Majalengka, Jawa Barat.

Prabowo mengaku mendapat laporan hama tikus menjadi masalah pelik di daerah tersebut. 

"Di daerah sini saya dapat laporan hama tikus yang sangat pelik masalahnya dan yang paling bagus sekarang katanya burung hantu," ujar Prabowo saat berdialog dengan petani dalam Panen Raya Serentak 14 Provinsi di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4).

Prabowo lalu bertanya harga burung hantu seekor. Ia mendapat jawaban harganya sekitar Rp150 ribu. Ia pun bertanya kebutuhan burung hantu di wilayah tersebut.

"Nanti saya bantu di sini ya, berapa burung hantu yang saudara perlu? Saya bantu. Perlu tambahan berapa burung hantu? 1.000 ekor kali 150.000? Berarti Rp150 juta baik saya bantu hari ini juga," kata Prabowo yang disambut tepuk tangan petani.

"Waduh, ini harga burung hantu naik dong sekarang kira-kira," imbuh dia.

Ia pun meminta setiap daerah yang punya masalah hama untuk melapor. Prabowo berjanji akan mencari solusi untuk masalah masyarakat.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Pimpin Panen Raya Nasional Serentak di 14 Provinsi

"Saya akan menghemat anggaran terus menerus, saya akan berusaha sekeras tenaga agar setiap anggaran uang rakyat uang negara, harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia terutama yang paling membutuhkan," ujarnya.

Prabowo datang ke Majalengka untuk menghadiri acara panen raya padi bersama. Ia datang Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri PU Dody Hanggodo, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga Seskab Teddy Indra Wijaya.

Setibanya di lokasi, Prabowo langsung menjajal combine harvester untuk panen dengan menyetir sendiri. Setelah beberapa menit ia kemudian menyapa para petani yang ada di lokasi. 

Prabowo juga sempat mendengarkan laporan dari beberapa gubernur dan juga perwakilan petani dari berbagai kota dan kabupaten via konferensi video.

Satu persatu menyampaikan terima kasih dan saran atas kebijakan untuk petani. Dalam dialognya dengan para petani itu, Prabowo mendorong agar Indonesia dapat panen padi 4 kali dalam setahun.

"Kalau bisa 4 kali panen, mungkin di dunia ini belum ada 4 kali panen ini, enggak ada, ayo kita bikin sejarah dunia,” kata Prabowo.

Selain itu dengan adanya inovasi dan teknik baru, Prabowo juga mendapat laporan terkait adanya peningkatan panen dari beberapa petani.

Baca juga: Prabowo Utus Airlangga Negosisasi Tarif Impor Trump

Ia yakin kondisi itu membuat Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia. ”Nanti revolusi hijau kedua dari Indonesia, kita percaya kita akan menjadi lumbung padi dunia, lumbung pangan dunia,” ujar Prabowo.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved