Kamis, 7 Mei 2026

NTT Terkini

Peringati Hari Pers Nasional 2025, PWI NTT Gelar Diskusi Publik 

Dalam momen ini juga, Ferry menyampaikan bahwa, saat ini PWI NTT sudah memiliki tiga orang yang berstatus penguji untuk uji kompetensi wartawan.

Tayang:
POS-KUPANG.COM/EKLESIA MEI
DISKUSI PUBLIK - Gubernur NTT, Melki Laka Lena, Wakil Gubernur, Johni Asadoma, Danrem 161 WS, Kapolresta Kupang Kota, Ketua PWI NTT Ferry Jahang, Wabup Sumba Barat dan para narasumber pose bersama saat diskusi publik di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT, Senin (24/3/2025) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTT menggelar diskusi publik.

Kegiatan Diskusi Publik ini mengusung tema “ Membedah dan Mengawal Visi Ekonomi Kepala Daerah NTT” yang berlangsung di Aula Fernandes Kantor Gubernur NTT, Senin (24/3/2025).

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia NTT, Hilarius Ferry Jahang mengatakan, untuk tingkat nasional, Hari Pers Nasional (HPN) 2025 ini mengusung tema "Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa". 

“Tema ini menegaskan peran pers dalam mendukung keberlanjutan sistem pangan nasional,” kata Ferry.

Pada HPN 2025, kata Ferry, Presiden Prabowo menyatakan menjujung tinggi kebebasan pers. Namun kata presiden tetap harus mewaspadai penyebaran berita-berita yang tidak benar, berita-berita hoax, penyebaran kebencian terhadap sesama anak bangsa.

Baca juga: Peringati HPN 2025, Wartawan Gandeng Pemkot Kupang dan Warga Gelar Bersih Pantai Pasir Panjang

“Untuk konteks NTT, PWI NTT juga mengakui masih cukup banyaknya pemberitaan yang ditransmisikan kepada publik dengan mengabaikan kode etik jurnalistik. Hal ini ditunjukkan dengan sejumlah kasus yang sedang ditangani oleh dewan pers,” ungkap Ferry.

Lebih lanjut, Ferry menegaskan, PWI tidak pernah berhenti untuk terus berupaya meningkatkan profesionalisme dari calon wartawan maupun wartawan yang yang bertugas di NTT ini dengan menggelar berbagai pelatihan demi pelatihan.

“Kami juga mendorong wartawan di NTT mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan,” ujar Ferry.

Dalam momen ini juga, Ferry menyampaikan bahwa, saat ini PWI NTT sudah memiliki tiga orang yang berstatus penguji untuk uji kompetensi wartawan.

Yang mana, satu diantara tiga penguji tersebut sudah menguji di beberapa tempat di Indonesia dan dua orang diantaranya masih menunggu proses pemagangan sekali lagi.

“Kami di PWI NTT patut berbangga karena satu orang anggota kami sudah lulus sebagai ahli pers yang diakui Dewan Pers yaitu bapak Dion DB Putra,” katanya.

Ferry menyebut, diskusi publik yang digelar tersebut merupakan diskusi rutin yang akan dilakukan setiap Hari Pers Nasional.

“Pada HPN tahun 2024 lalu PWI NTT juga menggelar diskusi terkait efek APBN terhadap pembangunan di NTT. Bahkan, kami dari PWI NTT bertekad untuk menggelar diskusi publik setiap tiga bulan atau enam bulan sekali. Kami berkeyakinan bahwa, setiap program, setiap gagasan untuk kepentingan masyarakat harus bisa diperdebatkan secara terbuka oleh berbagai pihak,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, turut hadir dalam diskusi publik ini, Gubernur NTT, Emanuel Melkiedes Laka Lena, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Danrem 161 WS, Kapolresta Kupang Kota, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, perwakilan Perguruan Tinggi, KADIN, APINDO dan berbagai instansi lainnya. (mey).

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved