Rabu, 15 April 2026

Berita Internasional Terkini

Perusahaan Jepang Jual Jam Paling Akurat di Dunia Senilai Rp 54 Miliar

Dikutip dari kantor berita AFP, Rabu (5/3/2025), Aether Clock OC 020 merupakan jam optik kisi strontium (strontium optical lattice clock).

Editor: Dion DB Putra
SerambiNews
ILUSTRASI - Perusahaan Jepang  memproduksi jam paling akurat di dunia  yang dijual  3,3 juta dollar AS atau setara Rp 54 miliar. 

POS-KUPANG.COM, TOKYO - Teknologi Jepang memang berkualitas tinggi. Kabar teranyar, mereka  memproduksi jam paling akurat di dunia  yang dijual  3,3 juta dollar AS atau setara Rp 54 miliar. 

Jam yang diberi nama Aether Clock OC 020 ini dikembangkan Shimadzu Corp, perusahaan teknologi asal Kyoto.  

Keakuratan jam ini diklaim hanya menyimpang satu detik dalam 10 miliar tahun. 

Ini menjadikannya sebagai salah satu instrumen pengukur waktu paling presisi yang pernah ada. 

100 Kali lebih akurat

Dikutip dari kantor berita AFP, Rabu (5/3/2025), Aether Clock OC 020 merupakan jam optik kisi strontium (strontium optical lattice clock). 

Teknologi ini disebut-sebut 100 kali lebih akurat dibandingkan jam atom berbasis sesium yang selama ini menjadi standar internasional dalam mendefinisikan satuan detik.

Shimadzu Corp menjelaskan jam ini memanfaatkan getaran atom strontium yang terperangkap dalam kisi cahaya (optical lattice) untuk mengukur waktu dengan presisi luar biasa. 

Dengan metode ini, jam mampu menghasilkan tingkat akurasi yang belum pernah dicapai oleh teknologi sebelumnya. 

Bisa digunakan di luar laboratorium Dari segi desain, Aether Clock OC 020 memiliki bentuk menyerupai kulkas kecil, dengan tinggi sekitar satu meter dan volume 250 liter. 

Ukurannya yang relatif ringkas untuk kategori jam optik membuatnya lebih fleksibel digunakan di luar laboratorium, termasuk untuk penelitian di lapangan. 

Shimadzu berencana menjual 10 unit jam ini dalam tiga tahun ke depan. 

Target utamanya adalah para ilmuwan yang membutuhkan presisi tinggi dalam penelitian di berbagai bidang, termasuk fisika, astronomi, dan geofisika. 

"Kami berharap jam ini dapat dimanfaatkan untuk kemajuan ilmu pengetahuan, termasuk dalam penelitian aktivitas tektonik," ujar pihak Shimadzu dalam pernyataan resminya. 

Sebelumnya, jam optik dengan teknologi serupa pernah dipasang di Tokyo Skytree, menara tertinggi di Jepang, sebagai bagian dari eksperimen untuk menguji teori relativitas umum Einstein. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved