KUR 2025

60 Persen dari Rp 300 Triliun KUR 2025 Difokuskan untuk Sektor Produksi,Ini Target Hendak Dicapai

60 Persen dari Rp 300 Triliun KUR 2025 difokuskan untuk Sektor Produksi, ini target yang hendak dicapai

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Target KUR 2025 - Ilustrasi Dana KUR 2025 - 60 Persen dari Rp 300 Triliun KUR 2025 Difokuskan untuk Sektor Produksi,Ini Target Hendak Dicapai. 

POS-KUPANG.COM - Pemerintah menaikkan Kuota KUR 2025 dari Rp 280 Triliun di tahun 2024 menjadi Rp 300 Triliun.

Dari target yang ada, Pemerintah menetapkan 60 Persen difokuskan untuk sektor produksi .

Adapun target yang hendak dicapai KUR 2025 yakni debitur baru 2,34 juta dan debitur graduasi ( naik kelas ) 1,17 juta.

Karena itu, Pemerintah menegaskan Program Penyaluran KUR 2025 tidak boleh hanya sekadar formalitas bagi para penyalur, tapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas dalam hal distribusi.

Baca juga: TEGAS,Menteri Maman Abdurrahman:Penyaluran KUR 2025 Harus Berkualitas dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

"Kesuksesan penyaluran program KUR harus menjadi target bersama, agar tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu," kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Ia mengatakan, KUR 2025 tidak hanya sekedar formalitas dan mengesampingkan kualitas.

“Kita tidak ingin KUR ini menjadi hanya sekadar program formalitas dengan mengesampingkan aspek kualitas pendistribusian. Kalau hanya begitu saja, kita tidak akan mampu mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen,” kata Maman Abdurrahman dalam pernyataan resmi yang diterima pada Selasa (25/2/2025).

Maman Abdurrahman mengatakan, Pemerintah terus berupaya agar ada solusi terbaik atas berbagai permasalahan dalam penyaluran KUR. Dalam hal ini perlu ada kesepahaman antara pemerintah dan penyalur KUR agar target penyaluran KUR bisa tercapai. KUR merupakan bentuk komitmen dan konsistensi pemerintah untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya untuk UMKM dari sisi perkuatan modal.

Baca juga: Tabel Angsuran KUR BSI 2025 Pinjaman Rp10 Juta hingga Rp500 Juta, Ini Syarat dan Cara Mendapatkannya

“Kita ingin terbuka permasalahan masing-masing untuk mencapai solusi terbaik supaya pendistribusian KUR berjalan maksimal,” kata Maman Abdurrahman.

Kementerian UMKM sendiri berkepentingan untuk meningkatkan kualitas pendistribusian KUR.  Penyaluran KUR diharapkan akan memberikan dampak positif bagi kinerja UMKM. “Semangat kami nanti ke depan akan kita ukur seberapa besar impact positif KUR pada tumbuh kembang UMKM. Jangan sampai tidak signifikan. Jadi berpotensi dievaluasi dan dijadikan catatan,” tutur Maman. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved